Larutkan 1 sendok makan sabun cuci piring atau sabun insektisida ke dalam 5 liter air, semprotkan langsung ke bagian tanaman yang berjelaga. Bilas dengan air setelah beberapa jam.
- Musuh Alami
Dorong kehadiran predator kutu daun seperti burung, kumbang koksi, atau lalat bunga.
3. Pengendalian Kimiawi
Nah, untuk langkah terakhir, petani kopi bisa melakukan pengendalian kimiawi, meliputi:
- Insektisida
Jika infeksi kutu daun parah, gunakan insektisida sistemik yang sesuai.
- Fungisida Tembaga
Gunakan fungisida berbahan aktif tembaga (seperti pada produk Lazada) jika jamur sudah sangat tebal dan menghambat fotosintesis secara signifikan.
- Spot Treatment
Lakukan penyemprotan hanya pada bagian tanaman yang sakit untuk mengurangi dampak lingkungan.
BACA JUGA:Kamu Pecinta Kopi? Ini 5 Minuman Kopi Terenak di Dunia, Boleh Dicoba
Tips Pencegahan
Selain mengetahui bagaimana cara mengatasinya, para petani kopi juga harus tahu bagaimana cara mencegah jamur jelaga muncul kembali, misalnya:
- Atur jarak tanam agar tidak terlalu rapat.
- Lakukan pemupukan berimbang agar tanaman tidak terlalu sukulen (lunak) yang menarik perhatian kutu.