NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Belakangan ini tengah ramai diperbincangkan mengenai perubahan desil.
Pada dasarnya, kategori desil menjadi salah satu acuan untuk melihat posisi kesejahteraan keluarga.
Namun, kenyataan yang ada di lapangan tidka sesuai. Sebab, tak sedikit masyarakat yang merasa kategori desil yang diterima tidak sesuai dengan realita sehari-hari.
BACA JUGA:Meski Enak, Ternyata Ini Bahaya Makan Gorengan Terlalu Sering
Bahkan, ramai pemberitaan mengenai perubahan desil yang membuat sekelompok masyarakat, dari tukang becak, hingga lansia disabilitas tak lagi mendapat perlindungan sosial dari negara, seperti bantuan sosial (bansos).
Lantas, bagaimana jika data desil tidak sesuai dengan kondisi sosial ekonomi?
Jadi, bagi masyarakat yang mendapati data desilnya tidak lagi sesuai dengan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat mengajukan pemutakhiran data.
BACA JUGA:Anti Pahit! Ini Resep Tumis Bunga Pepaya Ikan Teri Medan, Bikin Nambah Nasi
Pengertian dan Urutan Desil
Penting diketahui, bahwa desil merupakan pengelompokan keluarga berdasarkan posisi tingkat kesejahteraan sosial ekonomi.
Jadi, pengelompokan ini tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS). Berikut ini adalah urutan desil:
Desil 1: 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah.
• Desil 2: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah.
• Desil 3: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif rendah hingga menengah.
• Desil 4: kelompok yang masih berada dalam 40 persen terbawah.