Anak perlu belajar bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai keinginannya. Ajarkan perlahan bagaimana menghadapi perubahan, menunggu giliran, atau menerima ketika keinginannya belum bisa terpenuhi.
5. Hindari menghakimi orang lain
Anak juga belajar dari cara orang tua berbicara tentang orang lain. Hindari kebiasaan langsung menyalahkan atau memberi label buruk. Sebaliknya, ajak anak memahami bahwa setiap orang bisa memiliki alasan dan perasaan yang berbeda.
6. Libatkan anak dalam urusan rumah tangga
Memberikan tugas sederhana seperti merapikan mainan, membantu menyiapkan meja makan, atau membereskan barang sendiri dapat melatih rasa tanggung jawab. Anak juga belajar bahwa dirinya merupakan bagian dari keluarga.
BACA JUGA:Fenomena Déjà Vu, Saat Hal Baru Terasa Seperti Pernah Terjadi
7. Ajak bermain dan bersosialisasi
Bermain bersama teman dapat menjadi cara sederhana untuk melatih kecerdasan emosional. Dari bermain, anak belajar berbagi, bekerja sama, mengikuti aturan, menyelesaikan konflik, dan memahami perasaan orang lain.
Mengajarkan anak mengelola emosi memang tidak bisa dilakukan dalam satu atau dua hari. Orang tua perlu terus mendampingi dan memberi contoh dalam kehidupan sehari-hari.
Hafidzah