Lahan Perkebunan Sawit di Pasar Seluma Terbakar

Selasa 20-10-2026,22:56 WIB
Reporter : Hari Adiyono
Editor : Septi Widiyarti

SELUMA, RBTVCamkoha.com –Lahan perkebunan sawit milik masyarakat dan kawasan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Agri Andalas pada Selasa malam (20/10) terbakar.

Suasana ini sontak membuat heboh masyarakat setempat.

Peristiwa kebakaran ini tepatnya terjadi di wilayah Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

BACA JUGA:KPK Umumkan 2 Nama Tersangka Baru Hasil Pengembangan Kasus Bupati Rejang Lebong

Berdasarkan keterangan Kepala Desa Pasar Seluma Yus Sukardi, kobaran api mulai terlihat  sekitar pukul 19.30 WIB, dan melahap lahan perkebunan sawit kurang lebih 2 hektare.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran yang melanda lahan perusahaan perkebunan tersebut masih belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan

BACA JUGA:Pecatan Polri Ditangkap Tim Opsnal Polsek Sukaraja, Diduga Jadi Calo Modus Lowongan Kerja

Sejumlah personel gabungan beserta armada bantuan langsung dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Upaya pemadaman menghadapi kendala hebat di lapangan, sebelum akhirnya sekitar 2 jam kemudian kobaran api berhasil dijinakkan.

Petugas pemadam kebakaran (Damkar) mengalami kesulitan menembus titik api utama. Hal ini dikarenakan akses jalan yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor maupun mobil. 

Lokasi kebakaran tersebut terhambat oleh keberadaan siring air (parit) dan area air rawa yang cukup dalam.

"Kebakaran tadi sulit dipadamkan dikarenakan motor dan mobil tidak bisa masuk ke area lokasi kebakaran," ujar Yus Sukardi.

BACA JUGA:Cara Cek Pencairan Tunjangan Profesi Guru Non-ASN, Segini Besarannya

Untuk mengatasi kebakaran ini, sejumlah kendaraan taktis dan operasional telah disiagakan di area terdekat yang bisa dijangkau, yakni 2 Unit Kendaraan Damkar Yon TP, 1 Unit Kendaraan Kesehatan (Ran Kes), 1 Unit Truk Operasional dan 1 Unit Ambulans.

Akibat kendaraan pemadam yang terjebak dan tidak bisa merapat ke titik aman, pihak PT Agri Andalas terpaksa melakukan penanganan darurat secara manual menggunakan mesin pompa air (Alkon) milik perusahaan untuk menyedot air rawa di sekitar lokasi.

Kategori :