Pemicu Hujan
Pertama, fenomena atmosfer Madden Jullien Oscillation (MJO) terpantau aktif di wilayah Laut Andaman dan Perairan utara Sabang. Hal ini berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Gak Pakai Modal, Saldo Gratis Rp250.000 Cair ke DANA, Berikut Caranya
Kedua, Gelombang Atmosfer Rossby Ekuator merambat ke arah barat terpantau di wilayah Laut Natuna Utara, Laut Sulu, Laut Sulawesi, Filipina, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi.
Kemudian Laut Jawa, Sebagian besar Pulau Jawa- Bali, Perairan Kep. Sangihe & Talaud, Maluku, Maluku Utara, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda Utara, Samudera Pasifik utara Halmahera, Papua Barat dan Papua Barat Daya'
Fenomena ini, kata BMKG berpotensi menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
BACA JUGA:Insinyur Belanda Temukan Batu bara, Itulah Tambang Ombilin yang Pertama di Indonesia
Ketiga, Gelombang Kelvin yang merambat ke arah timur tidak terpantau aktif di wilayah Indonesia. Keempat, gelombang dengan low frequency tidak terpantau aktif di wilayah Indonesia.
Kelima, tak ada kombinasi antara MJO, Rossby Ekuator, Kelvin, dan Low Frequency pada wilayah dan periode yang sama.