NASIONAL, RBTVCAMKOHA.COM – Banyak anak Indonesia yang mendambakan bekerja di PT. Freeport Indonesia. Sekarang kesempatan itu terbuka.
PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan tambang mineral yang beroperasi di Kabupaten Mimika Provinsi Papua, kini sedang membuka lowongan kerja magang pada November 2023 ini.
PT Freeport Indonesia tergabung dalam Holding Industri Pertambangan Indonesia dengan PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero)(Inalum), PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia sebagai anggota holding.
Bagi Anda yang tertarik dan ingin bergabung menjadi bagian dari PT Freeport Indonesia bisa persiapkan berkas lamaran Anda dan buka laman https://www.careers-page.com/freeportindonesia
BACA JUGA:Saat Hari Kiamat, Rasulullah SAW Tidak Segan Usir Orang Golongan Ini di Padang Mahsyar
Saat ini PT Freeport Indonesia memberikan kesempatan lowongan pekerjaan dengan ragam posisi yang dibuka sebagai berikut:
1. Officer Freeport Safety and Health (FRESH) Compliance
Tugas dan tanggung jawab utama dari posisi ini adalah:
Menunjukkan perilaku yang sesuai dengan Nilai-Nilai PTFI, mengikuti dan menerapkan kebijakan dan prosedur FRESH MS agar dapat menjadi panutan.
Memastikan program keselamatan dilaksanakan di semua fungsi LOD sesuai rencana dan memenuhi persyaratan
Mencatat dan melaporkan hasil pelatihan dan penilaian keselamatan peserta secara akurat, sehingga catatan karyawan secara konsisten selalu diperbaharui dan dicatat dalam sistem manajemen pembelajaran perusahaan
Menanggapi pembelajaran pelanggan dan persyaratan pengembangan organisasi, memberikan dukungan teknis dan saran yang sesuai untuk membantu harapan pelanggan
Memberikan Tujuan, Target, dan Rencana dari Komite Keselamatan
Mengumpulkan, menganalisis data, dan mencatat rincian setiap kecelakaan atau insiden berbahaya, insiden akibat penyakit akibat kerja, penyakit akibat kerja, kejadian sebelum kecelakaan, penyebab kecelakaan, menganalisis kecelakaan, dan mencegah kecelakaan
Mengumpulkan data mengenai area dan kegiatan yang memerlukan pengawasan lebih ketat