3. Cek Pengelola Investasi
Pastikan jika kamu mengenal pengelola investasi dengan baik. Periksa latar belakang, pengalaman, dan legalitas mereka. Hindari investasi yang dikelola oleh individu atau perusahaan yang tidak jelas.
4. Pahami Dasar Investasi
Pelajari dasar-dasar investasi, termasuk risiko dan potensi keuntungan. Jangan tergoda oleh janji-janji tanpa memahami bagaimana investasi sebenarnya berfungsi.
5. Laporkan ke Otoritas
Jika kamu sudah terlanjur terkena investasi bodong, segera laporkan ke otoritas yang berwenang. Kamu dapat mengajukan tuntutan hukum perdata dan pidana terhadap pelaku. Jika penipuan dilakukan oleh korporasi, berlaku ketentuan yang diatur dalam hukum yang berlaku.
BACA JUGA:Teka-teki Harta Karun Peninggalan Soekarno yang Belum Ditemukan, Benarkah Adanya?
Ingatlah bahwa pencegahan lebih baik daripada mengatasi. Selalu berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi.
Demikianlah ulasan mengenai, meresahkan, hati-hati! Begini ciri investasi bodong di Telegram. Semoga informasi ini dapat membantu.
Putri Nurhidayati