Selain itu, selalu berusaha untuk menjadi istri yang baik dalam segala hal baik dalam mengurus rumah tangga, keuangan, anak-anak , suami dan lainnya. Karena hal tersebut akan membuat suami selalu sayang dan bangga memiliki istri seperti itu.
11. Mengutamakan keluarga
Suami dan istri dianjurkan menjadi pasangan yang saling berbagi tugas dan bertanggung jawab bersama untuk membangun keharmonisan keluarga. Sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Majah dalam NU Online berikut ini:
BACA JUGA:Alhamdulillah, Pasangan Suami Istri Pemilik 5 Tanggal Lahir Ini Rezekinya Sangat Lancar dan Berkah
"Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik sikapnya terhadap keluarga. Dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku.” (HR Ibnu Majah)
Hadis tersebut mendorong istri dan suami untuk menerapkan prinsip saling menghargai, menghormati dan menyayangi sebagai sikap yang baik kepada keluarga. Selain itu, sangat dianjurkan seorang istri dan suami mengutamakan keluarganya agar keharmonisan dalam antar anggota dapat tercipta.
12. Istri tetap memiliki rasa malu dan menjaga penampilan
Istri hendaknya tetap mempertahankan rasa malu pada suami dengan maksud yang positif. Misalnya, malu apabila melakukan perilaku buruk, berpenampilan tidak menarik, serta melakukan tindakan yang menimbulkan ketidaknyamanan.
Meski bukan pengantin baru, namun sikap malu dalam artian yang positif terhadap suami hendaknya tetap dijaga. Hal tersebut selaras dengan 16 adab istri terhadap suami yang dijelaskan oleh Muhammad Ishom dalam laman resmi NU Online.
BACA JUGA:12 Alasan Utama Pasangan Suami Istri Bercerai, Ternyata Terbanyak Bukan Faktor Keuangan
Selain itu, istri juga dianjurkan untuk selalu berpenampilan menarik di depan suami dan berbau segar dengan pakaian yang rapi. Hal ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan dalam berinteraksi antara satu dengan lainnya.
13. Tidak mendebat
Seorang istri juga sebaiknya tidak mendebat suami. Saat suami bicara, hendaknya ia diam, apalagi melihat konflik yang berpotensi menimbulkan ketegangan. Apabila suami masih berbicara maka dianjurkan perempuan untuk diam dan mendengarkan suaminya tanpa memotong pembicaraan.
Dalam Islam, tidak dianjurkan melakukan perdebatan yang memicu perpecahan, terlebih dengan suami. Sehingga harus dilakukan diskusi serius untuk mencari solusi terbaik dengan bermusyawarah apabila menghadapi masalah. Istri juga hendaknya tidak memprotes dengan keras apabila tidak sepakat dengan suami, karena sebaiknya bertutur yang lembut.
BACA JUGA:Pasangan Suami Istri Pemilik 5 Tanggal Lahir Ini Rezekinya Sangat Lancar dan Berkah
14. Bisa mengatur keuangan