Sama-sama Utusan Allah SWT, Ini 7 Perbedaan Nabi dan Rasul yang Perlu Dipahami

Selasa 24-09-2024,14:51 WIB
Reporter : Nutri Septiana
Editor : Septi Widiyarti

5. Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Menerima Wahyu

Nabi menerima wahyu dari Allah SWT melalui mimpi, melalui ilham dan bisa juga melalui malaikat. Sedangkan rasul menerima wahyu melalui mimpi dan malaikat Jibril. Nabi dipilih untuk mengamalkan syariat yang sudah ada sebelumnya. Sementara rasul adalah seorang nabi yang membawa sebuah syariat baru.

BACA JUGA:Dugaan Korupsi Dinas Pertanian Bengkulu Tengah Semakin Kuat, Kejati Terima SPDP

6. Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Menyampaikan Wahyunya

Nabi diberi wahyu oleh Allah SWT namun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya kepada umat, melainkan hanya diamalkan untuk dirinya sendiri. Sementara rasul, mendapatkan wahyu dari Allah SWT untuk disampaikan kepada umatnya.

7. Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Statusnya

Setiap rasul adalah seorang nabi, tapi tidak setiap nabi adalah rasul. Statusnya bisa dilihat melalui adanya rasul yang memiliki gelar Ulul Azmi.

Ulul Azmi merupakan sebutan untuk nabi dan rasul yang mempunyai keistimewaan. Mereka memiliki kesabaran dan ketabahan dalam menyebarkan ajaran tauhid yang diperintahkan oleh Allah SWT. Nabi dan rasul yang termasuk dalam Ulul Azmi antara lain:

- Nabi Nuh AS

- Nabi Ibrahim AS

- Nabi Musa AS

- Nabi Muhammad SAW.

BACA JUGA:Ini 25 Nama Rasul yang Disebutkan dalam Al-Quran dan Hadits, Pahami Tugasnya

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa nabi dan rasul memiliki perbedaannya, hal ini terlihat dalam pengertian, jumlah nabi dan rasul, tugas, kitab, menerima wahyu, menyampaikan wahyu, dan status yang berbeda.

Adapun surah dalam Al-Qur'an yang membahas nabi dan rasul yakni:

1. Surah Al-Hajj Ayat 52


وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ وَلَا نَبِىٍّ إِلَّآ إِذَا تَمَنَّىٰٓ أَلْقَى ٱلشَّيْطَٰنُ فِىٓ أُمْنِيَّتِهِۦ فَيَنسَخُ ٱللَّهُ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Kategori :