Bea Masuk (BM) = 10% x NP
BM = 10% x 7.705.850 = 770.585, dibulatkan ribuan ke atas menjadi 771.000
Nilai Impor (NI) = NP + BM
NI = 7.705.850 + 771.000 = 8.476.850
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) = 11% x NI
PPN = 11% x 8.476.850 = 932.453, dibulatkan ribuan ke atas menjadi 933.000
Total tagihan menjadi BM + PPN = 771.000 + 933.000 = 1.704.000
PPh (memiliki NPWP): nilai impor x 10%
8.476.850 x 10% = 847.685
PPh (tanpa NPWP): NI x 20% = Rp 8.476.850 x 20% = 1.695.370
Bea masuk: Rp 771.000
PPN: Rp 933.000
PPh: Rp 847.685 (NPWP)/Rp1.695.370 (Non-NPWP)
Dengan demikian, berikut biaya boyong iPhone 16 termurah yang dibanderol S$ 1.299 (Rp 15,3 jutaan) dari Singapura:
Bea Masuk + PPN + PPh = Rp 2.551.685 (NPWP) / Rp 3.399.370 (Non-NPWP).
Dengan begitu, bagi yang ingin membeli iPhone 16 varian paling murah (128GB) dari Singapura dan membawa masuk ke Indonesia, harus membayar total Rp 17 jutaan (NPWP) dan Rp 18 jutaan (Non-NPWP).