Beberapa kriteria yang sempat disampaikan oleh Menteri Ara antara lain adalah sebagai berikut:
1. Anggota TNI pangkat Bintara
2. Anggota Polri berpangkat rendah
3. ASN golongan bawah
4. Guru
5. Masyarakat yang membutuhkan
6. Anak muda yang bergerak di dunia usaha
BACA JUGA:Ini Penyebab, Rusia Denda Google Sebesar 20 Desiliun, Ada 33 Angka Nol Berbaris
Pada dasarnya, Menteri Ara ingin memberikan akses pada masyarakat berpenghasilan rendah sehingga rumah gratis ini dapat benar-benar bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan.
Namun demikian kriteria secara detail belum disampaikan oleh menteri atau jajaran terkait, yang mungkin akan segera dirilis dalam waktu dekat.
Proses seleksi untuk penerima rumah gratis ini akan dilakukan berdampingan dengan proses pembangunan yang akan segera dilaksanakan, mengingat peletakan batu pertama telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.
BACA JUGA:Babak Baru Kasus Suap Hakim PN Surabaya, Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka
Jadi jika Anda termasuk dalam golongan yang sempat disebut Menteri Ara, Anda sebaiknya terus mengikuti kabar terkini terkait perkembangan program tersebut, agar dapat mengetahui secara pasti kriteria detail dan syarat berkas yang diperlukan nantinya.
Selain itu, ada beberapa fakta terkait dengan pembangunan rumah gratis tersebut. Berikut ini informasinya.
Spesifikasi Rumah
Berdasarkan papan informasi di lokasi, setiap rumah yang bakal dibangun memiliki tipe 36 di atas luas lahan 60 m2 atau 6x10 meter. Isi rumah terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang keluarga, dapur.
Selain itu, akan ada area untuk parkir 1 mobil dan 1 motor. Desain rumahnya tampak bergaya minimalis serta bernuansa warna abu-abu. Rumah akan dibuat desain yang inklusif dan hijau atau ramah lingkungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).