Nasib Apes, Ingin Jual Emas 100 Gram Malah Diteriaki Maling, Pria Ini Babak Belur Dihajar Warga

Senin 11-11-2024,10:55 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

Di tempat tersebut, seorang calo emas mendekati korban dan menawarkan untuk membeli emasnya, namun dengan syarat emas tersebut dibawa ke tempat bosnya yang berinisial HA untuk diuji keasliannya.

Korban menyetujui syarat tersebut, termasuk pembagian hasil penjualan emas yang akan dipotong menjadi dua bagian.

BACA JUGA:Brutal! Puluhan Prajurit TNI Tanpa Seragam Serang Warga, Memakan Korban Jiwa

Namun, setelah emas tersebut diperiksa, HA tiba-tiba menyatakan bahwa emas tersebut palsu. Tidak terima dengan tuduhan tersebut, korban mencoba menjelaskan dan terjadi adu mulut antara dirinya dengan HA.

Situasi menjadi semakin panas saat HA mulai berteriak bahwa korban adalah penjual emas palsu dan memanggil perhatian warga sekitar.

"Korban diteriaki maling oleh HA hingga orang-orang di sekitar lokasi berdatangan dan terjadilah pengeroyokan terhadap korban," tutur AKP Mardiyono.

BACA JUGA:Sempat Dilaporkan Hilang, Guru Honorer Ditemukan Tewas di Dalam Tahanan Polda Banten

Pengeroyokan yang Berujung Kehilangan Barang Berharga

Pengeroyokan tersebut tidak hanya membuat korban mengalami luka-luka, tetapi juga menyebabkan kehilangan beberapa barang berharga.

Korban melaporkan bahwa ia kehilangan ponsel merek Oppo A38, dua kartu ATM, salah satunya berisi uang tabungan sebesar Rp3 juta, dan uang tunai sebesar Rp3 juta. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp6 juta.

Dalam unggahan yang viral, terlihat bahwa kondisi korban sangat memprihatinkan. Ia mengalami luka di kepala dan tubuh akibat pengeroyokan tersebut.

Warga sekitar yang awalnya hanya terprovokasi oleh tuduhan HA, rupanya tidak mengetahui bahwa emas yang hendak dijual korban sebenarnya adalah emas asli.

BACA JUGA:Brutal! Puluhan Prajurit TNI Tanpa Seragam Serang Warga, Memakan Korban Jiwa

Kepastian Keaslian Emas 100 Gram

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Banjar atas emas milik korban, terungkap bahwa emas tersebut asli.

Emas yang hendak dijual korban adalah sebuah kalung dengan kadar 750/18 karat, yang memiliki berat 95,95 gram dengan tingkat kemurnian mencapai 750 persen.

Menurut uji analisis kimia yang dilakukan oleh PT Pegadaian Cabang Banjarbaru, kalung emas tersebut dinyatakan asli dengan kadar kemurnian mencapai 750 persen.

Keaslian emas ini seharusnya menjadi bukti yang cukup untuk membantah tuduhan bahwa korban membawa emas palsu.

Kategori :