Namun, Liem kemudian berkolaborasi dengan Djajadi untuk memproduksi Indomie dengan mendirikan PT Indofood Eterna pada tahun 1984.
Setelah Indomie dan Sarimie bersatu, Supermie juga ikut bergabung. Berkat dukungan Liem, produk-produk mi instan ini menjadi sangat terkenal di pasar Indonesia.
Pada tahun 1993, Djajadi mengalami masalah keuangan, yang menyebabkan Grup Salim memutuskan hubungan dan mengeluarkannya dari Indofood.
BACA JUGA:Sudah 2025, Apakah Pembatasan Pembelian Pertalite Sudah Berlaku? Ini Penjelasan
Setelah itu, Djajadi melanjutkan usaha mi instan di bawah PT Jakarana Tama. Perusahaan ini dikenal dengan produk-produk seperti Mie Gaga, Mie 100, 1000, Mie Gepeng, Mie Telor A1, Otak-otak, dan Sosis Loncat.
Itulah mengenai daftar konglomerat Indonesia yang kaya raya berkat jualan mie instan.
Putri Nurhidayati