Ibadah kemudian diwujudkan dalam muamalah atau interaksi sosial, dan semuanya dihiasi dengan akhlak, yaitu karakter mulia. Islam berasal dari kata “aslama” yang berarti tunduk dan patuh kepada Allah.
Artinya, seorang Muslim bukan hanya percaya, tapi juga siap untuk mematuhi segala ketentuan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
BACA JUGA:Kebakaran Lahan Gambut di Provinsi Bengkulu, 20 Hektar Kebun Sawit Terbakar
Kajian beliau yang berdurasi 1 jam 40 menit itu juga mengupas berbagai topik penting seperti anatomi manusia dalam Al-Qur’an, kebutuhan dasar manusia untuk beragama, cara menentukan kebenaran agama, hingga korelasi antara iman dan aspek kehidupan lainnya.
Semua ini dijelaskan lebih rinci dalam buku Makrifatul Insan Bimbingan Menuju Paripurna, yang direkomendasikan oleh beliau untuk pembahasan yang lebih mendalam.
BACA JUGA:Kasus Pembunuhan Arjuna dan Abiyu, PU Divonis Hakim 10 Tahun Penjara
Maka, kenapa kita harus beragama? Karena agama memberi arah, jawaban, dan ketenangan dalam menghadapi hidup yang penuh misteri ini.
Tanpa agama, hidup hanya menjadi rangkaian rutinitas yang kosong. Dengan agama, hidup menjadi perjalanan yang bermakna menuju kebaikan hakiki.
Tonton kajian lengkapnya di sini: klik di sini
Tianzi Agustin