- DC akan terus menagih
Jika mengabaikan bukan berarti mereka akan berhenti menghubungi Anda, DC akan tetap berusaha mengirim pesan atau menelepon, terutama diawal penagihan.
- Ancaman Hukum yang Membingungkan
Banyak orang takut ancaman “pidana” jika mengabaikan DC. Faktanya, kasus pinjol hanya bisa masuk ke ranah perdata, bukan pidana, selama Anda tidak melakukan tindakan kriminal seperti pemalsuan data atau penipuan.
Jadi, jika Anda memang tidak mampu membayar karena kondisi keuangan, Anda tidak perlu takut dengan ancaman pidana.
BACA JUGA:Jangan Panik! Ini Cara Cerdas Hadapi DC Lapangan Shopee Jika Datang ke Tempat Kerjamu
Risiko Jika Merespon
Sebenarnya, merespon pesan WhatsApp atau telepon dari DC secara terus-menerus memiliki dampak negatif yang lebih besar dibandingkan mengabaikannya.
Berikut alasannya yang dikutip dari kanal YouTube sumber sama @maroofficial:
- Dianggap mudah ditekan
DC biasanya mengklasifikasikan debitur berdasarkan respons mereka. Jika Anda terus merespon, mereka akan menganggap Anda termasuk kategori debitur yang “mudah ditekan” dan “berpotensi segera membayar”.
Oleh karena itu, mereka akan semakin sering menghubungi Anda, bahkan mungkin dengan cara yang tidak sopan atau melanggar etika.
- Tekanan semakin besar
Dengan terus merespon, Anda memberikan sinyal kepada DC pinjol untuk siap diajak bernegosiasi. Hal ini bisa membuat mereka semakin gencar menagih, baik melalui pesan, telepon, maupun cara-cara lain yang mungkin mengganggu.
- Tidak menyelesaikan masalah
Merespon DC tanpa adanya kemampuan untuk membayar hanya memperpanjang stres. Masalah hutang tidak akan selesai hanya karena Anda terus merespon.