Topo bisu adalah ritual tapa tanpa berbicara. Selama laku ini, seseorang menahan diri untuk tidak berbicara sembarangan. Hanya kata-kata baik yang diperbolehkan.
BACA JUGA:Iran Kirim Rudal Batu Neraka, Israel Tangkis dengan Ketapel Nabi Daud
3. Tirakatan atau Melek Bumi
Tirakatan atau melek bumi dilakukan dengan berjaga semalaman tanpa tidur. Tujuannya adalah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyambung rasa secara spiritual. Biasanya dilakukan dengan doa, tafakur, dan introspeksi.
4. Menyediakan Kembang Setaman
Kembang setaman yang berisi bunga-bunga seperti melati, mawar, kenanga disiapkan sebagai bentuk penghormatan dalam menyambut kehadiran leluhur secara simbolis.
BACA JUGA:Heboh Ancaman DC Lapangan Pinjol Bawa Polisi, Apakah Bisa Dijemput Paksa? Ini Faktanya!
5. Penjamasan Pusaka
Penjamasan adalah kegiatan memandikan benda-benda pusaka seperti keris, tombak, pedang, gamelan, dan pusaka keluarga lainnya.
Tujuannya bukan hanya untuk membersihkan secara fisik, tetapi juga menyucikan secara spiritual karena pusaka dianggap memiliki kekuatan sakral.
BACA JUGA:BRILink, Solusi Bagi yang Mau Pendapatan Tambahan, Keuntungan Jutaan Rupiah per Bulan
6. Ziarah Kubur
Ziarah ke makam leluhur menjadi bagian penting dari ritual malam Suro. Ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan, penghargaan.
7. Larung Sesaji atau Sedekah Laut
Beberapa daerah mengadakan ritual larung sesaji, yaitu menghanyutkan sesaji ke laut atau sungai sebagai bentuk sedekah kepada alam dan makhluk halus penjaga lautan.