1. Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna (total maupun parsial). Pengguna kacamata diizinkan dengan toleransi minus/rabun di bawah 6 dioptri.
2. Pendidikan: Lulusan kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK semua jurusan.
3. Nilai Akademik: Memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80.
4. Usia: Minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun per 1 September 2025. (Perhatikan: STIS tidak memiliki batasan tahun kelulusan selama usia memenuhi syarat.)
BACA JUGA:PERHATIAN!!! ASN dan PPPK 10 Hari Bolos Bisa Dipecat, Jangan Coba-coba
Persyaratan khusus:
- Afirmasi Orang Asli Papua: Ada persyaratan khusus yang berlaku.
- Jalur Pembibitan: Peserta harus berdomisili di Kabupaten Mitra Pembibitan (dibuktikan dengan KTP/KK), dan orang tua kandung juga lahir atau berdomisili di kabupaten tersebut.
BACA JUGA:Aplikasi Penghasil Uang, Cara Seru Bermain Kuis Dagget dan Bisa Hasilkan Saldo DANA Ratusan Ribu
Sistem Seleksi STIS 2025
Proses seleksi dibagi menjadi beberapa tahapan:
1. Seleksi Administrasi
Melibatkan verifikasi dokumen yang diunggah saat membuat akun di portal Dikdin BKN (pas foto, identitas, dll.).
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Peserta yang memenuhi nilai ambang batas akan diurutkan berdasarkan peringkat terbaik sesuai formasi, jalur, dan program studi yang dipilih. Jumlah peserta yang lolos SKD maksimal lima kali formasi.
BACA JUGA:Gubernur Helmi Hasan dan Walikota Cek Rumah Rusak Akibat Gempa, Pastikan Tidak Ada Komplain