KEPAHIANG, RBTVDISWAY.ID - Setelah terbentuknya Satuan Tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melibatkan Forkopimda dan APH.
Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang mulai melakukan pemetaan terhadap seluruh potensi PAD di wilayah Kabupaten Kepahiang.
BACA JUGA:Untuk Semua Kebutuhan, Bisa Pinjam ke BRI hingga Rp 250 Juta, Apa saja Syarat dan Berapa Angsurannya?
Mulai dari penambahan titik parkir di beberapa wilayah, pajak daerah seperti sarang walet, pajak reklame hingga retribusi yang sah yang juga bisa dijadikan pendapatan bagi Kabupaten Kepahiang.
Kepala Badan Keuangan Daerah Kepahiang Jono Antoni mengatakan. Dalam pemetaan potensi PAD ini pihaknya memanfaatkan seluruh sektor.
BACA JUGA:Warga Lebong Terima Bantuan Beras 10 Kg, Ini Wilayah dengan Penerima Terbanyak
Sehingga diharapkan mampu menopang pendapatan daerah yang selama selalu minim. Dan kedepannya diharapkan bisa menopang APBD Kabupaten Kepahiang.
“Pencapaian PAD tahun ini, itu strategi yang kita lakukan adalah yang pertama melakukan ekstensipikasi. Jadi kita mencari sumber-sumber yang baru, ada juga yang kedua intesipikasi, dari sumber-sumber yang ada itu kita optimalkan agar dia memberikan penerimaan yang optimal bagi daerah,” ucap Jono Antoni
Pembentukan satuan tugas PAD ini bisa melibatkan aparat penegak hukum untuk melakukan penagihan tunggakan, salah satunya tunggakan pajak yang selama ini kerap terjadi.
BACA JUGA:Bangun Jaringan Bisnis Terlarang, 9 Pria dan 1 Perempuan Muda Ditangkap Polresta Bengkulu
Nico Relius