Lampaui Target, Proyek Tanam Jagung di Mukomuko Capai 314 Hektare
Program Tanam Jagung Nasional di Mukomuko--
MUKOMUKO, RBTVDISWAY.ID - Dalam melaksanakan program penanaman satu juta hektare jagung, yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) dan Polri, Pemerintah Pusat telah menyalurkan bantuan benih jagung ke daerah, termasuk Kabupaten MUKOMUKO.
Kabupaten Mukomuko mendapat bantuan benih jagung jenis advanta bejo sebanyak 4.710 kilogram.
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka TPPU Mega Mall dan PTM Bengkulu di Jakarta Selatan
Adapun lahan yang telah disediakan oleh kelompok tani di wilayah Kabupaten Mukomuko, sebelumnya seluas 212 hektare. Akan tetapi, progres penanamannya melebihi target, mencapai 314 hektare.
Pencapaian ini tak lepas dari inisiatif program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Mukomuko bersama Polres Mukomuko melalui metode satu desa satu hektare.
Adapun program penanaman jagung merupakan bagian dari upaya mendukung tercapainya swasembada pangan nasional, khususnya dalam meningkatkan produksi jagung.
BACA JUGA:Jamin Pola Hidup Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Bengkulu Utara
Serta dengan adanya program ini, diharap bisa mendorong peningkatan produksi jagung nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan yang ada di Wilayah Kabupaten Mukomuko.
Diketahui, sebagian dari lahan jagung yang telah ditanam saat ini sudah memasuki masa panen. Bahkan sebagian lainnya mulai dipanen oleh petani.
Kondisi ini semakin memperkuat optimisme bahwa Kabupaten Mukomuko memiliki potensi besar, untuk menjadi salah satu daerah sentra jagung di Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Setelah Nadeo Argawinata dan Ernando, Kini Kiper Muda PSM Jadi Bintang Timnas U-23 di Piala AFF 2025

Dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriani Ilyas--
Dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriani Ilyas bahwa, sebagian lahan penanaman jagung merupakan hasil kolaborasi dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Terkait dengan hasil panen, pihaknya memastikan bahwa tidak ada kendala berarti dalam proses penjualan. Harga jagung di pasaran juga masih berada pada level yang stabil dan menguntungkan bagi petani.
“Untuk jagung, kita bersinergi dengan Polri, untuk Kabupaten Mukomuko kita mentargetkan 212 hektar. Tapi, usulan kita itu sudah melebihi kemarin kita mengusulkan berdasarkan usulan dari kelompok tani itu seluar 314 hektar dan Alhamdulillah semua benih jagung sudah kita distribusikan kepada kelompok tani,” ucap Fitriyani Ilyas
BACA JUGA:Kejati Bengkulu Sita Tanah dan Bangunan Milik Tersangka TPPU Mega Mall dan PTM Bengkulu di Jakarta Selatan
Fitriani Ilyas berharap, dengan pencapaian tersebut dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan luas tanam jagung di tahun-tahun yang akan datang.
Selain memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan lokal, peningkatan produksi jagung juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat di sektor pertanian.
BACA JUGA:Kumora Cookies, dari Proyek Mahasiswa yang Melejit Jadi UMKM Berkat Rumah BUMN BRI Jakarta
Dwi Anggi Saputra
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


