Surat Edaran Gubernur: Terdampak Asap, Sekolah Boleh Belajar di Rumah
Gubernur Helmi Hasan keluarkan SE terkait dampak asap Karhutla.--
BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Menyikapi tingginya angka masyarakat yang terinfeksi salur pernafasan atau ISPA serta dengan kondisi asap yang kian membuat udara tak sehat, Gubernur Bengkulu mengeluarkan surat edaran terkait penyelenggaraan pelayanan pendidikan di daerah terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kebijakan ini diambil menyikapi kondisi cuaca akibat kabut asap yang telah masuk kategori sangat tidak sehat dan berbahaya, sehingga berisiko mengganggu pernapasan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Dalam surat edaran dengan nomor surat 400.3.1/ 893/Dikbud/2026 tentang pelaksanaan pendidikan jarak jauh bagi wilayah yang terdampak Karhutlah dan terpapar asap serta status udara tak sehat, Gubernur Bengkulu meminta satuan pendidikan di daerah terdampak asap untuk menyesuaikan kegiatan belajar-mengajar guna melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.
BACA JUGA:Makin Redup! Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi, Ini Rinciannya
Salah satu langkah yang diarahkan adalah melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi satuan pendidikan di daerah terdampak. Pelaksanaan PJJ dilakukan oleh guru dan satuan pendidikan masing-masing sesuai dengan kondisi yang ada.
"Dalam penerapannya, kehadiran peserta didik dalam kegiatan pendidikan jarak jauh juga wajib direkap oleh guru setiap hari sebagai bagian dari pemantauan pelaksanaan pembelajaran," kata Gubernur Bengkulu, Kamis (22/10).
BACA JUGA:Ada Lowongan Kerja di BCA untuk Lulusan S1, Ini Posisi dan Lokasi Penempatannya
Dalam surat edaran ini juga mengatur agar kepala sekolah, guru, dan staf administrasi tetap hadir di sekolah setiap hari selama jam kerja dengan mematuhi protokol kesehatan terutama di daerah terdampak asap turut diimbau untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan.
Kebijakan ini diambil sebagai upaya Pemprov Bengkulu dalam meminimalisir dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, terutama siswa sekolah.
Nico Relius
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
