Jenazah Pria yang Ditemukan di Air Lakok Bengkulu Utara, Diantar Polisi ke Pihak Keluarga
Kapolsek Batik Nau Ipda.Alfalino saat membantu peti jenazah--
BENGKULU UTARA, RBTV.DISWAY.ID - Jenazah Sabli (35) yang ditemukan warga tergeletak di dalam semak di Desa Air Lakok, Kecamatan Batik Nau, Kabupaten Bengkulu Utara pada Jumat (09/5) sore, akhirnya diantarkan pihak kepolisian dari Polres Bengkulu Utara ke pihak keluarga.
Kapolres Bengkulu Utara AKBP. Eko Munarianto, melalui Kapolsek Batik Nau, Ipda. Alfalino mengatakan, jenazah korban yang sebelumnya dititip di kamar jenazah RSUD Arga Makmur, akhirnya diantarkan ke pihak keluarga pada Sabtu (10/5) sore sekitar pukul 17.45 WIB.
Alfalino menjelaskan bahwa ini berkat upaya kerjasama dan koordinasi antar Polres yang telah dilakukan.
“Kita dapat konfirmasi dari Polres Musi Rawas Utara. Kemudian infonya diteruskan ke Polsek tempat keluarga korban tinggal, kemudian langsung dikoordinasikan ke pemerintah Desa Kerta Dewa,” jelas Ipda. Alfalino.
Desa Kerta Dewa berada di Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan.
Lanjut Ipda Alfalino mengatakan, pengantaran jenazah korban dilakukan sampai di RSUD Rejang Lebong, yang kemudian dijemput oleh Kepala Desa.
“Awalnya Kades minta diantarkan dan kita sanggupi. Kemudian berubah, Kades minta kita ketemu di Rejang Lebong,” tambah Alfalino.
BACA JUGA:Gaji PPPK Paruh Waktu Seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi, Ternyata Terbesar di…
Penemuan Jenazah Korban Bikin Geger
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Air Lakok, dihebohkan dengan penemuan mayat pria paruh baya tanpa identitas berada sekitar 1 kilometer dari bibir pantai. Mayat ditemukan oleh warga yang pergi menjaring ikan, Jumat (09/05) sekitar pukul 16.30 Wib.
Atas temuan mayat tersebut, warga kemudian melapor ke pemerintah desa setempat yang kemudian melaporkannya ke Polsek Batik Nau.
Kapolsek Batik Nau Ipda. Alfalino dalam keterangan resminya menjelaskan, setelah mendapat laporan warga pihaknya langsung menerjunkan anggota untuk melakukan proses olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban, yang selanjutnya memasang police line di TKP.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


