Iklan RBTV

Presiden Soekarno Simpan Emas 57 Kilogram di Swiss, Sudah Ditemukan?

Presiden Soekarno Simpan Emas 57 Kilogram di Swiss, Sudah Ditemukan?

Soekarno disebut simpan 57 Kg emas di Bank Swiss--

"Adakah Kepala Negara yang melarat seperti aku dan sering meminjam-minjam dari ajudannya?" kata Soekarno dalam buku Cindy Adams.

Masih mengutip wawancara dengan Cindy Adams, saking miskinnya, Soekarno pernah hampir diberi gedung secara patungan oleh rakyat. Namun, dia menolak dengan alasan tidak ingin merepotkan.

Putra pertama Soekarno, Guntur Sukarnoputra, membenarkan pernyataan ayahnya itu. 

Dalam kolom opini di Media Indonesia yang diterbitkan 26 September 2020, Guntur menyebut jika Soekarno, sejak sebelum sampai jadi presiden, kantongnya selalu tipis.

BACA JUGA:Primbon Weton Kamis Pon di Bulan Suro 2025 yang Diramal Dikelilingi Hoki

Ia juga menyebut tak heran kalau ayahnya kerap meminjam uang kepada sahabatnya sejak zaman pergerakan, salah satunya Agoes Moesin Dasaad.

"Sebagai presiden, Bung Karno adalah presiden yang paling miskin di dunia ini. Ia tidak punya tanah, tidak punya rumah, apalagi logam-logam mulia seperti yang digembar-gemborkan orang selama ini," kata Guntur.

Sejarawan Indonesia, Ong Hok Ham, juga membantah rumor segunung harta Soekarno. 

Lewat tulisan Kuasa dan Negara (1983), Ong mematahkan cerita itu dan memberi fakta sejarah sesungguhnya. 

Salah satunya terkait cerita Soekarno mewarisi kekayaan kerajaan Mataram Islam.

Kata Ong, tidak mungkin ada seseorang mewarisi harta dari kerajaan kuno. Apalagi mewariskan batangan emas

BACA JUGA:Oppo Reno 14 Pro Rilis Global, Seperti Ini Spesifikasi dan Harga

Masalahnya, harta kerajaan kuno tidak sebesar yang dibayangkan. Apalagi saat itu, Mataram Islam disebut masih punya utang kepada VOC.

Ong juga menyebut kalau kisah harta Soekarno sebenarnya bisa dipatahkan dengan argumen sederhana: jika punya emas, seharusnya Soekarno tidak melarat hingga akhir hayatnya. 

Ini artinya cerita harta karun emas batangan presiden pertama Indonesia yang selama ini dipercaya tidak benar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: