Kolesterol Tinggi Tidak Selalu Bikin Pusing, Kenali Risiko yang Sering Diabaikan
Ada banyak gejala kolesterol yang diabaikan.--
- Kurang aktivitas fisik
Gaya hidup yang minim bergerak juga berpengaruh terhadap kesehatan jantung. Terlalu lama duduk dan jarang berolahraga dapat menyebabkan kadar kolesterol baik (HDL) menurun, sementara kolesterol jahat meningkat.
Meluangkan waktu untuk berjalan kaki, bersepeda, atau berolahraga ringan selama sekitar 30 menit setiap hari dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan.
- Berat badan berlebih atau obesitas
Kelebihan berat badan dapat mengganggu metabolisme lemak di dalam tubuh, kondisi ini membuat kadar kolesterol lebih mudah meningkat.
Menjaga berat badan tetap ideal melalui pola makan seimbang dan aktivitas fisik rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menurunkan risiko kolesterol tinggi.
- Kebiasaan merokok
Merokok tidak hanya berdampak buruk bagi paru-paru, tetapi juga memengaruhi kesehatan pembuluh darah. Zat berbahaya dalam rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus mempercepat terbentuknya plak di pembuluh darah, akibatnya risiko penyakit jantung dan gangguan sirkulasi darah menjadi lebih tinggi.
BACA JUGA:Resep Minuman Jahe untuk Batuk: Hangat di Tenggorokan, Nyaman di Badan
- Usia dan jenis kelamin
Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh dalam mengatur kadar kolesterol juga mengalami perubahan. Risiko kolesterol tinggi cenderung meningkat pada pria yang memasuki usia dewasa dan pada wanita setelah memasuki masa menopause.
Perubahan hormon yang terjadi pada wanita setelah menopause turut memengaruhi peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh.
Kolesterol tinggi bukanlah kondisi yang selalu ditandai dengan rasa pusing atau keluhan tertentu. Justru dalam banyak kasus, penyakit ini berkembang tanpa gejala, oleh karena itu jangan menunggu tubuh memberikan tanda yang jelas untuk mulai menjaga kesehatan.
Hafidzah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

