Iklan RBTV

Kolesterol Tinggi Tidak Selalu Bikin Pusing, Kenali Risiko yang Sering Diabaikan

Kolesterol Tinggi Tidak Selalu Bikin Pusing, Kenali Risiko yang Sering Diabaikan

Ada banyak gejala kolesterol yang diabaikan.--

NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Banyak orang masih menganggap sakit kepala atau rasa pusing, terutama di bagian belakang kepala atau tengkuk, sebagai tanda utama kolesterol tinggi. Padahal anggapan tersebut tidak selalu benar. 

Faktanya kadar kolesterol yang tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala apa pun. Tidak sedikit orang yang merasa tubuhnya baik-baik saja, namun setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, hasilnya menunjukkan kadar kolesterol berada di atas batas normal.

Karena itulah kolesterol tinggi sering disebut sebagai kondisi yang datang tanpa disadari. Jika tidak dikendalikan, penumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke. 

Oleh sebab itu penting untuk tidak hanya mengandalkan munculnya gejala, tetapi juga rutin memeriksakan kadar kolesterol dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

BACA JUGA:Apa Benar Air Tajin Bermanfaat untuk Kesehatan Tubuh? Ini Ulasannya

Selain menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur, ada beberapa faktor risiko yang perlu dikenali karena sering kali diabaikan, berikut beberapa di antaranya:                                                                                                   

- Riwayat keluarga

Faktor keturunan memiliki peran yang cukup besar dalam menentukan kadar kolesterol seseorang. Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki riwayat kolesterol tinggi maupun penyakit jantung, maka besar kemungkinan Anda juga akan mengalami kondisi yang sama. 

Karena itu pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting. Terutama jika memiliki riwayat keluarga yang memiliki riwayat penyakit kolesterol.

- Pola makan yang kurang sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kadar kolesterol. 

Makanan seperti gorengan, makanan cepat saji, daging berlemak, serta camilan olahan jika dikonsumsi terlalu sering dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). 

Sebaliknya memperbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian, dan sumber protein rendah lemak dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol.

BACA JUGA:Kartu Merah bagi Jantung, Jangan Biarkan Nonton Bola Mengancam Kesehatan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: