Iklan RBTV

Dugaan Pencurian, Sepeda Motor Tidak Hilang, Pemilik Lapak Parkir Minta Laporan Dicabut

Dugaan Pencurian, Sepeda Motor Tidak Hilang, Pemilik Lapak Parkir Minta Laporan Dicabut

Diduga lupa tempat parkir, lapor ke polisi mengaku motor dicuri--

BENGKULU, RBTVDISWAY.ID – Tidak terima lahan parkirnya disebut tempat kejadian perkara (TKP) pencurian sepeda motor, petugas lahan parkir di belakang BIM bernama Syofiandi atau biasa dipanggil Babe Yan meminta pelapor untuk mencabut laporannya di Polresta Bengkulu.

Menurut Babe Yan, dirinya tidak terima tuduhan pelapor lantaran pada hari yang sama saat pelapor melayangkan laporan ke polisi, sepeda motor pelapor tersebut ada di lahan parkirnya. Bahkan saat itu, sepeda motor korban dalam keadaan terkunci stang.

BACA JUGA:TPP ASN Pemkot akan Dipangkas Namun Tidak Lebih dari 50 Persen, Dampak Pemangkasan DAU

Dirinya juga sudah menemui pihak kepolisian dan memberitahukan bahwa sepeda motor pelapor ditemukan di lahan parkiran miliknya. Namun, saat itu pihak kepolisian menyampaikan bahwa pelapor belum menginformasikan jika sepeda motor tersebut telah ditemukan.

Dirinya juga menyampaikan bahwa pelapor diduga lupa tempat memarkirkan sepeda motornya. Namun, sayangnya pemilik sepeda motor justru langsung melapor ke polisi sebelum mencari dan memastikan lokasi parkir kendaraan tersebut.

“Waktu yang laporan motor mereka hilang kemarin, motornya dikunci stang. Ternyata memang dia parkir sampai sekitar jam dua malam. Saat motor ketemu, dia mau ambil dan katanya mau lapor ke Polres bahwa sudah ketemu. Nah, saat kami ke Polres, ternyata dia belum buat laporan kalau sudah ketemu dan belum menarik laporan yang lama,” ujar Syofiandi alias Babe Yan.

BACA JUGA:BNI Fleksi Siap Kucurkan Dana Cepat Tanpa Jaminan, Simak Persyaratan dan Batas Usia Maksimalnya

Ditambahkan petugas parkir lain, Pulungan, saat pelapor itu mengambil sepeda motornya, pelapor membuktikan kepemilikan dengan memegang remote kendaraan. Dirinya juga menjelaskan bahwa selama bekerja di sana belum pernah terjadi peristiwa pencurian.

Pulungan juga menyampaikan bahwa sepeda motor yang terparkir di lahan parkiran itu dipastikan dijaga. Bahkan jika sepeda motor masih berada di lokasi hingga malam hari, kendaraan akan disusun di tempat yang aman.

“Pengakuannya, dia parkir di sana. Tapi kenapa motornya sampai ke sini, saya tidak tahu. Saya jaga malam, tidur di sini sampai pagi. Pengakuannya dikunci stang jam sembilan malam, dan datang ke sini sekitar jam setengah dua. Katanya dia mau ke Polres buat surat. Orang itu bawa remote dan motornya langsung ke sini,” ujar Pulungan, karyawan parkir.

BACA JUGA:Rekomendasi HP OPPO Harga Rp 1 Jutaan, Performa Super Canggih dan Baterai Jumbo

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Triske Novianto, warga Jalan Merapi, Kelurahan Singaran Pati, Kota Bengkulu, mengaku menjadi korban pencurian sepeda motor yang terjadi Sabtu malam di parkiran luar kawasan mall.

Dalam laporannya ke polisi, disampaikan bahwa sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BD 4992 IW itu diparkir dalam keadaan terkunci stang. Selanjutnya, dirinya masuk ke BIM untuk menghadiri kegiatan. Namun, saat akan pulang, ia tidak menemukan sepeda motornya di parkiran dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: