2 Kali Lelang Pasar Panorama Gagal, Pemkot Kaji Mekanisme Penunjukan Langsung

2 Kali Lelang Pasar Panorama Gagal, Pemkot Kaji Mekanisme Penunjukan Langsung

2 Kali Lelang Pasar Panorama Gagal, Pemkot Kaji Mekanisme Penunjukan Langsung--

BENGKULU, RBTVCAMKOHA.COM - Setelah dua kali gagal lelang pengelolaan pasar Panorama pada November 2022 lalu dan awal Januari tahun ini, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu mengkaji cara lain untuk memberikan pengelolaan pasar Panorama melalui pihak ketiga.

BACA JUGA:Warga Mulai Mengungsi, 5 Titik Jalan Ini Terendam Banjir

Dikatakan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bengkulu, Bujang HR, pihaknya saat ini sedang menyiapkan mekanisme Penunjukan Langsung atau PL untuk pengelolaan pasar Panorama.

Ditambahkan Bujang, jika sesuai ketentuan Perda, mekanisme penunjukkan langsung tersebut dibolehkan.

BACA JUGA:Kirim 200 Orang ke Silatnas, PPDI Bengkulu Minta Perangkat Desa Jadi PNS

Namun, Bujang mengatakan pihaknya akan mengkaji aturan secara mendalam terlebih dahulu. Termasuk meminta pendapat dari Aparat Penegak Hukum dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu. 

"Ya pada pekan ini kita akan masukkan surat Permohonan Pendapat Hukum ke pihak Kejaksaan terkait usulan pengelolaan pasar melalui mekanisme penunjukkan langsung tersebut," ujar Bujang HR.

BACA JUGA:Macan Cempaka Tangkap Tsk Bobol Rumah di Muara Bangkahulu. Begini Modusnya

Jika mekanisme ini diizinkan, perusahaan yang memenuhi persyaratan yang akan diberikan pengelolaan pasar Panorama tersebut.

Sementara itu, dari hasil pengkajian KPKNL penawaran lelang pasar Panorama ini sebesar Rp 54,2 miliar selama 20 tahun pengelolaan.

BACA JUGA:DPD Gerindra Bengkulu All Out Dukung Prabowo Capres 2024

Kemungkinan karena besarnya jumlah penawaran ini, menjadi penyebab banyak perusahaan yang tidak berani mengelola pasar Panorama tersebut.

Verdi Dwiansyah

Sumber: