Siswa Pukul Guru hanya Disidang Tipiring, Begini Respon PGRI Kota

Siswa Pukul Guru hanya Disidang Tipiring, Begini Respon PGRI Kota

Siswa Pukul Guru hanya Disidang Tipiring, Begini Respon PGRI Kota--

BENGKULU, RBTVCAMKOHA.COM - Puluhan guru yang tergabung dalam PGRI mengaku kecewa dengan putusan hakim tunggal Pengadilan Negeri Bengkulu yang menyidangkan perkara siswa yang memukul kening Wakil Kepala SMAN 1 Kota Bengkulu, Silvia Firdaus.

BACA JUGA:Biaya Haji Diusulkan Naik 2 Kali Lipat, Kemenag Seluma Gencarkan Ini

Puspa Erwan selaku penasihat hukum Silvia mengatakan, peristiwa ini sangat tidak masuk akal, karena dinyakan tindak pidana ringan. Padahal sejumlah bukti dan akibat pemukulan yang dilakukan siswa inisial SA jelas ada. Seperti video pemukulan hingga benjol di kening sang guru.

"Ini tidak bisa dianggap sepeleh dan dinyatakan tipiring, kami akan lakukan banding ke Pengadilan Tinggi atas putusan Hakim Tunggal Ivonne Tiurma Risma yang memutuskan agar SA dikembalikan kepada orang tua. Kami bukan ingin balas dendam, tapi perbuatan SA tidak bisa ditolerir dan harus diproses hukum," ujar Puspa.

BACA JUGA:Respon Banjir Bengkulu, KAMMI Salurkan Bantuan ke Tanjung Agung

Sementara itu Silvia terlihat sangat kecewa dengan putusan hakim. "Besok-besok kalau umpamanya saya atau guru lain yang dipukul siswa, maka hasilnya akan seperti ini kah? Dengan dianggap tindak pidana ringan, maka jangan aneh bila lain hari akan ada lagi SA-SA yang bermunculan," kata Silvia.

Nawardi Ketua PGRI Kota Bengkulu  menyatakan, bila hasil peradilan seperti ini, maka perkara ini tidak usah dibawa hingga ke pengadilan, cukup di sekolah saja. "Dengan putusan hakim yang kami dengar tadi, marwah guru sangat tercoreng karena tidak ada pembelaan terhadap profesi guru," kata Mawardi.

BACA JUGA:Identitas Jenazah Mr X Terungkap, Ini Nama dan Alamatnya

Peristiwa SA memukul guru di ruang kelas terjadi pada 6 Januari  2023 lalu. SA merupakan siswa pindahan dan baru 6 bulan sekolah di SMAN 1 Bengkulu. Akibat pemukulan ini, kening sang guru, Silvia Firdaus sampai benjol.

Agus Faizar

Sumber: