Iklan dempo dalam berita

Sejumlah Pemotor Berjatuhan di Jalan Koleang, Netizen Sentil Pemda dan DPRD

Sejumlah Pemotor Berjatuhan di Jalan Koleang, Netizen Sentil Pemda dan DPRD

Viral Pengendara Motor Sering Jatuh di Jalan--

"Pemerintah setempat seakan tutup mata akan jalanan licin ini. Masyarakat yang terkena dampak buruk dari aktivitas galian tanah dilokasi harus menuntut ganti rugi karena kegiatan tambang menyebabkan kekacauan lingkungan yang serius," ujar Ilham.

BACA JUGA:Tolong Baca Doa Ini Setelah Sholat Tahajud, InsyaAllah Semua Keinginan Dikabulkan Allah SWT

Ilham juga menambahkan bahwa dinas terkait harus segera merespons permasalahan ini dengan merapikan jalan atau bahkan mencabut izin tambang yang dinilai tidak sesuai dengan SOP.

"Dinas terkait harus cepat menanggapi permasalahan ini untuk merapikan jalanan tersebut atau bahkan mencabut izin tambang yang dinilai tak sesuai SOP," sambungnya.

Kekhawatiran Ilham sangat beralasan. Jika tidak ada tindakan dari pemerintah dan aparat, jalan yang licin ini dikhawatirkan akan terus memakan korban.

"Cepat atau lambat jalanan licin ini akan memakan korban yang entah siapa yang harus bertanggung jawab. Pemerintah daerah dan pengusaha tambang di daerah Koleang-Maja seperti mati rasa walaupun ini mengancam nyawa," tuturnya.

BACA JUGA:Ini 11 Mobil Bekas Seharga Yamaha Nmax Baru, Silakan Dipinang

Berbagai komentar pedas dan kritik dari netizen terus mengalir di media sosial. Mereka merasa bahwa pemerintah daerah dan anggota DPRD tidak menjalankan tugasnya dengan baik.

"Apa gunanya punya wakil rakyat kalau masalah seperti ini saja diabaikan?" tulis akun lain yang tak kalah geram.

Kondisi jalan yang licin dan rusak memang memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah. Setiap hari, pengendara motor harus menghadapi risiko kecelakaan saat melintasi jalan ini. Tidak hanya merugikan para pengendara, tetapi juga menimbulkan keresahan bagi warga sekitar yang melihat kejadian tersebut setiap hari.

Truk-truk yang melintasi jalan ini membawa tanah dari lokasi galian yang menyebabkan permukaan jalan menjadi licin. Aktivitas ini tidak hanya merusak infrastruktur jalan, tetapi juga membahayakan nyawa para pengguna jalan.

"Truk-truk itu tidak pernah ditindak, padahal sudah banyak korban yang berjatuhan," keluh salah satu warga setempat.

BACA JUGA:Seorang Pria di Bengkulu Utara Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Kebun

Para warga dan pengguna jalan berharap agar pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas truk tanah yang melewati Jalan Koleang - Maja.

Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Perbaikan jalan yang rusak dan penertiban aktivitas truk tanah adalah langkah awal yang harus segera dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: