Klaim Kepala Sekolah Pasca Wali Murid SMPN 19 Kota Bengkulu Protes

Protes wali murid SMPN 19 Kota Bengkulu--
BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - Klaim Kepala Sekolah pasca wali murid SMPN 19 Kota Bengkulu protes. Protes yang disampaikan oleh Popi Haryanto ini karena ada rencana kumpulan uang untuk biaya rehab lapangan dan mushola sekolah.
Popi mengatakan keputusan kumpulan uang sebesar Rp 267 ribu itu tidak melibatkan seluruh wali murid.
BACA JUGA:4 Hari Menghilang, Pemuda Asal Rejang Lebong Dicari Bos Ikan
Dijelaskan Popi Haryanto, rencana kumpulan dana tersebut diterimanya Jumat siang 17 Januari 2025 melalui pesan WhatsApp grup perwakilan paguyuban kelas.
Info ini disampaikan diduga setelah dilakukannya rapat yang hanya dihadiri perwakilan paguyuban masing-masing kelas, seusai kegiatan sosialisasi dari pihak sekolah.
BACA JUGA:Kredit PPPK Bank Bengkulu Dibuka, Segera Ajukan Pinjaman ke Kantor Cabang Terdekat
Hasilnya ada kesepakatan sejumlah uang yang harus dikumpulkan oleh murid SMP Negeri 19 Kota Bengkulu dan tenggat waktu hingga bulan Maret mendatang.
“Pada intinya mereka mengadakan rapat atas seluruh wali murid, dalam chat yang diterima kami wali murid, diminta uang sejumlah Rp 267 ribur per siswa. Sehingga kami wali murid merasa tidak terwakili, tiba-tiba kami ditodong untuk membayar,” ujar Popi Haryanto (20/1).
BACA JUGA:Jika Bank Bangkrut, Bagaimana Nasib Uang Nasabah? Apakah Bisa Diambil?
Dirinya pun menyampaikan keberatan mewakili wali murid yang lainnya, karena ada orang tua yang anaknya sekolah di SMP tersebut tidak 1 orang saja sehingga hal ini seharusnya dapat dipertimbangkan.
Sementara itu, kepala SMPN 19 Kota Bengkulu Lia Anggraini dikonfirmasi menyampaikan bahwa mengetahui hal tersebut. Namun dirinya mengklaim tidak terlibat dalam pengambilan keputusan, karena keputusan tersebut dibahas seusai kegiatan sosialisasi dari pihak sekolah.
“Disana memang ada usulan wali murid yang memang tidak kami ketahui, karena proses sosialisasi ruang rapat saya tinggalkan untuk menyelesaikan masalah yang lain. Nah disana wali murid melakukan musyawarah di dalam paguyuban, mungkin hasilnya seperti itu,” ujar Lia Anggraini.
BACA JUGA:Dipimpin Rodi, Komisi II DPRD Kota Bengkulu Sidak 4 Titik Lokasi Ini Bersama PUPR
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: