Mitos Tanda Lahir Merah, Benarkah Berasal dari Ngidam Ibu Hamil?
Mitos tanda lahir merah.--
NASIONAL, RBTVCamkoha.com - Tanda lahir merah merupakan salah satu kondisi kulit yang cukup sering ditemukan pada bayi. Bentuknya bisa berupa bercak merah, kemerahan yang cukup luas, atau benjolan kecil pada kulit.
Secara medis, tanda ini umumnya berkaitan dengan pembuluh darah yang jumlahnya terlalu banyak, melebar, atau terbentuk tidak seperti biasanya. Tanda lahir tersebut bisa sudah terlihat sejak bayi lahir atau baru muncul beberapa minggu setelah kelahiran.
Namun dalam kehidupan masyarakat umum, keberadaan tanda lahir merah sejak dulu sering dikaitkan dengan berbagai mitos.
Tidak sedikit orang yang percaya bahwa tanda tersebut memiliki hubungan dengan apa yang dialami ibu selama kehamilan, bahkan dianggap sebagai gambaran mengenai kehidupan atau karakter anak di masa depan.
Salah satu mitos yang paling populer adalah anggapan bahwa tanda lahir merah muncul karena ibu hamil memiliki keinginan atau ngidam makanan tertentu yang tidak terpenuhi.
BACA JUGA:Mitos Membuka Payung di Dalam Rumah, Benarkah Bisa Membawa Sial?
Misalnya ibu dipercaya menginginkan stroberi, buah beri, atau makanan berwarna merah, tetapi tidak mendapatkannya, akibatnya keinginan tersebut dianggap meninggalkan “bekas” pada tubuh bayi.
Ada pula kepercayaan lain yang mengatakan bahwa tanda lahir muncul karena ibu hamil terkejut, mengalami suatu kejadian buruk, atau menyentuh bagian tubuh tertentu ketika sedang mengalami musibah. Yang berakibat bagian tubuh bayi mengalami kemerahan pada bagian yang ibu sentuh.
Bahkan, dalam beberapa cerita yang berkembang di masyarakat, tanda lahir dikaitkan dengan tindakan tertentu yang dilakukan ibu selama hamil, seperti mengambil atau mencuri sesuatu.
Selain dikaitkan dengan kehamilan, tanda lahir merah juga sering dianggap memiliki makna khusus. Letaknya dipercaya dapat menggambarkan karakter seseorang, seperti sifat keras kepala, keberuntungan, kesialan, atau bahkan menjadi pertanda mengenai perjalanan hidupnya.
Makna tersebut tentu berbeda-beda tergantung budaya dan kepercayaan yang berkembang di setiap daerah.
Lalu, bagaimana sebenarnya menurut medis?
Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa ngidam makanan, tidak terpenuhinya keinginan ibu, atau kejadian tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan tanda lahir merah pada bayi.
Tanda tersebut lebih berkaitan dengan perkembangan dan kondisi pembuluh darah di kulit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

