Tidak Bisa Diangkut Kapal, Ratusan Tandan Pisang Kepok di Enggano Dibuang ke Laut
Petani pisang di Pulau Enggano buang hasil kebunnya ke laut--
BENGKULU UTARA, RBTVDISWAY.ID - Tidak bisa diangkut kapal, ratusan tandan pisang kepok di Pulau Enggano membusuk yang kemudian dibuang ke laut oleh warga.
Beredar video di media sosial, warga di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, membuang ratusan tandan buah pisang ke laut.
Pisang hasil panen ini dibuang di Pelabuhan Kahyapu, lantaran tidak bisa diangkut menggunakan kapal nelayan karena keterbatasan muatan.
BACA JUGA:Harga TBS Sawit di Pabrik Bengkulu Utara Terus Melambung, Kini Tembus Rp 3.000 Per Kilogram
Ini dibenarkan oleh Camat Enggano, Susanto yang mengatakan kalau aksi membuang buah pisang hasil panen ke laut tersebut, menjadi salah satu bentuk kekecewaan petani karena hasil panen yang tidak bisa diangkut menyeberang ke Kota Bengkulu.
Ini sudah terjadi sejak transportasi penyeberangan laut oleh KMP Pulo Tello terhambat, akibat pendangkalan alur pelabuhan Pulau Baai sejak kurang lebih satu bulan terakhir.
BACA JUGA:Harga Kedelai Tembus Rp 10.200, Pengusaha Tahu-Tempe di Bengkulu Utara Meradang
“Iya itu warga buang pisang ke laut karena sudah tidak bisa dibawa ke kapal. Warga belakangan ini memakai kapal nelayan yang disewa, muatannya terbatas. Jadi yang tidak bisa diangkut dibuang ke laut,” kata Susanto, Minggu (04/5).
Aksi membuang pisang hasil panen ini diungkapkan Susanto, bukan yang pertama kali, melainkan sudah terjadi beberapa kali.
Hampir 90 persen warga di Enggano memiliki kebun pisang dengan hasil produksi buah pisang hingga ratusan ton per minggu.
BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp1,9 Juta, Berapa Harga Jual Kembali?
Karena kendala transportasi, maka banyak buah pisang yang membusuk karena tidak bisa dibawa menyeberang ke Kota Bengkulu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


