Iklan RBTV

Bagaimana Cuaca Seluruh Wilayah Sumatera Selatan Besok? Ada Dua Daerah Mengalami Udara Kabur

Bagaimana Cuaca Seluruh Wilayah Sumatera Selatan Besok? Ada Dua Daerah Mengalami Udara Kabur

Dua wilayah di Sumatera Selatan diprediksikan mengalami kondisi udara kabur, besok Jumat 16 Mei 2025--

NASIONAL, RBTVDISWAY.ID - Bagaimana cuaca seluruh wilayah Sumatera Selatan besok? Berikut prakiraan cuaca Jumat 16 Mei 2025.

Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Selatan besok cenderung variatif. Ada daerah yang diperkirakan akan turun hujan. Kemudian ada juga daerah yang berawan dan ada daerah yang diprediksi mengalami udara kabur

Dua wilayah yang diprediksi BMKG mengalami udara kabur ini Kota Prabumulih dan Musi Rawas. Apa itu udara kabur?

Status cuaca udara kabur diberikan jika jarak pandang diprakirakan 1-5 kilometer dengan kondisi cuaca tidak hujan. 

BACA JUGA:Prediksi Cuaca Bengkulu Besok Jumat 16 Mei 2025, Hanya 1 Daerah Berawan

Kriteria cuaca ini dibedakan dari kabut/asap yang menyatakan jarak pandang kurang dari 1 kilometer dan awan diprakirakan akan menutupi hampir seluruh langit.

Udara kabur disebabkan oleh adanya partikel-partikel melayang di atmosfer yang menghamburkan sinar matahari. 

Partikel-partikel ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk polusi udara, kebakaran hutan, aktivitas pertanian, debu, debu vulkanik, dan kondisi cuaca. 

Pencemaran udara dari berbagai sumber seperti asap knalpot kendaraan, asap pabrik, dan pembakaran sampah dapat meningkatkan jumlah partikel di udara, yang kemudian menyebabkan udara kabur. 

Selain itu kebakaran hutan dan lahan menghasilkan asap dan partikel yang turut berkontribusi pada kaburnya udara. 

BACA JUGA:Buat Para Bunda, Ini Resep MPASI 1 Tahun untuk Menambah Berat Badan Si Kecil

Selanjutnya udara kabur juga bisa disebabkan aktivitas pertanian seperti membajak lahan, terutama dalam cuaca kering, dapat menimbulkan debu yang dapat membuat udara terlihat kabur. 

Penyebab selanjutnya karena debu dari gurun atau debu vulkanik dari gunung berapi dapat melayang di atmosfer dan menyebabkan udara kabur. 

Dalam kondisi udara kabur, kondisi cuaca seperti kelembapan tinggi dan adanya lebih banyak sinar matahari langsung dapat meningkatkan kemampuan udara untuk menahan partikel, sehingga menciptakan cuaca berkabut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait