Pengguna Jalan Keluhkan Sistem Buka Tutup Pengerjaan Jalan Nakau-Air Sebakul, Sekali Antre 1 Jam
Proyek jalan Nakau-Air Sebakul sepanjang 5,3 KM--
BENGKULU, RBTV.DISWAY.ID - Pengerjaan jalan atau preservasi jalan Nakau hingga Air Sebakul dikeluhkan warga yang melintasi area tersebut.
Pengguna jalan mengeluhkan lamanya akses buka tutup jalan yang dilakukan, karena untuk sekali akses memakan waktu hingga kurang lebih 1 jam. Hal itu dianggap terlalu lama dan menghambat perjalanan pengguna jalan.
Salah seorang pengguna jalan, Toni adi saputra mengeluhkan lamanya durasi buka tutup jalan satu jalur tersebut, karena sangat menghambat aksesnya dalam bekerja sebagai pengangkut barang.
Jalan tersebut menjadi akses utamanya untuk mengangkut barang agar lebih efisien, karena jika menempuh jalur lain akan memakan waktu dan operasionalnya.
"Lama sekali buka tutup jalan ini, jalur penutupannya terlalu jauh, makanya lama. Kalau sampai 30 menit hingga satu jam ini ya pengguna jalan semuanya terhambat. Kita harap bisa di persingkat lagi pintu buka tutup jalannya," jelas Roni.
BACA JUGA:Cara Pintar Berinvestasi Emas Lewat Aplikasi DANA, Bisa Mulai dari Nominal Terendah
Pasalnya jarak buka tutup jalan ini dibuat dari Arah simpang empat Air Sebakul dan satunya lagi di Kelurahan Surabaya dekat dengan jembatan elevated.
Hal serupa disampaikan pengguna jalan lain Dedi, yang setiap hari mengangkut dan membuang sampah ke TPA Air Sebakul. Karena lamanya antrian, dirinya harus merelakan pekerjaannya menjadi terhambat.
“Ya kami meminta jam menunggu jangan terlalu lama,”ujar Dedi.
Sementara itu, Koordinator Teknis pekerjaan preservasi jalan Nakau - Air Sebakul Zulkarnain Sidik menjelaskan proyek ini dikerjakan sepanjang 5,3 Kilometer dan akan berlangsung hingga akhir Desember 2025.
"Kami memang targetkan, urai ataupun tak terurai paling lama 1 jam sistem buka tutup ini. Karena memang pekerjaan jalannya panjang. Namun kalau kami dipaksakan setengah jam buka tutup, kami sarankan untuk pakai jalur alternatif lain, dari pada harus nunggu lama disini," jelasnya.
Untuk diketahui, pekerjaan jalan nasional ini dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu dengan anggaran yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dengan nilai Rp 51 miliar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


