Iklan RBTV

Aman dan Praktis, Absen hingga Autentikasi Pensiunan di Andal by Taspen

Aman dan Praktis, Absen hingga Autentikasi Pensiunan di Andal by Taspen

Andal by Taspen--

BENGKULU, RBTVDISWAY.ID - PT Taspen (Persero) resmi meluncurkan Aplikasi dengan wajah baru, yakni Andal by Taspen, pada 2 Januari 2025 lalu sebagai pengganti aplikasi lama yakni Taspen Otentikasi.

Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi juga menghadirkan penyempurnaan fitur untuk memudahkan para pensiunan maupun peserta aktif.

BACA JUGA:Ini 4 Program Taspen yang Wajib Diketahui ASN Bengkulu

Branch Manager PT Taspen Bengkulu, Hendra Kusuma Wardhana, menjelaskan bahwa sejak awal aplikasi ini dibuat untuk mengakomodasi proses autentikasi atau absen bagi peserta pensiun.

“Autentikasi ini bahasa gampangnya adalah absen, untuk memastikan bahwa mereka yang sudah pensiun masih ada atau meninggal. Jika sebelumnya proses autentikasi mengharuskan pensiunan menggelengkan atau menganggukkan kepala di depan kamera, kini cukup dengan swafoto atau selfie," kata Hendra Kusuma.

Teknologi ini mampu langsung menangkap dan memverifikasi wajah peserta, sehingga prosesnya lebih cepat dan praktis.


Andal by Taspen--

BACA JUGA:Besaran Pajak Motor Honda Scoopy dari Tahun 2010 - 2025, Keluar Uang Segini

Lebih lanjut, Hendra mengatakan bahwa aplikasi ini tidak hanya untuk autentikasi, tapi kini sudah dilengkapi fitur untuk menghitung estimasi manfaat pensiun.

Dengan begitu, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masih aktif bisa mengetahui perkiraan besaran pensiun yang akan diterima di masa mendatang. Namun, untuk mengakses fitur ini, peserta wajib melakukan registrasi terlebih dahulu.

“Kami sempat membuka fitur estimasi tanpa registrasi, tetapi ternyata banyak disalahgunakan pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Makanya sekarang kami hadirkan filter dengan registrasi, meliputi nama dan Nomor Induk Pegawai (NIP) yang bersangkutan,” ujar Hendra.

BACA JUGA:Ditlantas Polda Bengkulu Tebar Semangat Nasionalisme Lewat Pembagian Bendera Merah-putih

Menurut Hendra, registrasi memerlukan data resmi seperti nama lengkap dan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Langkah ini menjadi filter penting agar informasi sensitif tidak jatuh ke tangan yang salah.
Hal ini sekaligus menjawab maraknya kasus penipuan yang mengatasnamakan Taspen, yang belakangan menyasar peserta pensiun melalui pesan singkat atau telepon.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: