Kenali Ciri-cirinya, Begini Gejala Pneumonia Pada Anak yang Perlu Diketahui

Sabtu 04-10-2025,20:22 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

- Usia 1–5 tahun → ≥ 40 kali/menit

- Anak > 5 tahun → ≥ 30 kali/menit

Kalau napas anak melebihi angka ini ditambah gejala lain, jangan tunda untuk membawanya ke dokter.

Mengapa Pneumonia Berbahaya?

Pneumonia bukan sekadar batuk pilek yang bisa sembuh dengan obat warung. Cairan di paru-paru bisa membuat tubuh kekurangan oksigen.

Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan gagal napas, infeksi menyebar ke darah (sepsis), hingga komplikasi serius seperti abses paru.

BACA JUGA:6 Warisan Budaya Asli Bengkulu Diusulkan Dapat Sertifikat Nasional, Ini Daftarnya

Pencegahan & Langkah Bijak Orang Tua

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

- Pastikan anak mendapat imunisasi lengkap (PCV, HiB, influenza, campak).

- Berikan ASI eksklusif minimal 6 bulan untuk memperkuat daya tahan tubuh.

- Jaga asupan gizi dengan makanan bergizi seimbang.

- Hindari anak dari asap rokok dan polusi udara.

- Biasakan cuci tangan agar kuman tidak mudah menyebar.

BACA JUGA:4 Poin Penolakan DPW PPP Provinsi Bengkulu Terkait Ketum PPP, SK Menteri Hukum Cacat Hukum

Jika anak sudah menunjukkan tanda pneumonia, segera bawa ke fasilitas kesehatan. Dokter mungkin akan memerlukan rontgen dada, tes darah, atau pemeriksaan saturasi oksigen.

Terapi bisa berupa antibiotik untuk pneumonia bakteri, atau obat suportif untuk infeksi virus.

Kategori :