Sama-sama Virus, Apa Bedanya Superflu dan COVID-19?

Jumat 09-01-2026,08:48 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Septi Widiyarti

NASIONAL, RBTV.DISWAY.ID – Awal 2026, publik justru dihebohkan dengan kemunculan Superflu yang ramai dialami sejumlah masyarakat di Indonesia.

Adanya temuan kasus 'Superflu' atau varian dari influenza tipe A H3N2 yang disebut Subclade K di beberapa daerah di Indonesia memicu kekhawatiran.

BACA JUGA:Wabup Seluma Syok, Ada 7 Oknum PPPK Seluma Gugat Cerai Pasca Terima SK

Sampai dengan akhir Desember 2025, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat ada 62 kasus infeksi virus influenza A (H3N2) subclade K atau super flu di Indonesia.

Adapun 62 kasus tersebut terdeteksi di delapan provinsi Indonesia, dan terbanyak ditemukan di tiga provinsi yakni:

- Jawa Timur

- Kalimantan Selatan, dan 

- Jawa Barat

Ketiga provinsi merupakan wilayah dengan kasus terbanyak temuan superflu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Lantas, apa bedanya Superflu dengan Covid-19?

BACA JUGA:Kemampuan Pemilik Khodam Macan Putih Menurut Primbon Jawa

Apa Perbedaan Antara Superflu dan COVID-19?

Ya, seiring munculnya kekhawatiran mengenai temuan ini, beredar klaim bahwa superflu lebih berbahaya dari COVID-19. 

Jangan panik. Karena klaim tersebut tidak didukung data ilmiah. 

Perlu diketahui, bahwa Influenza A(H3N2) varian saat ini tidak menunjukkan tingkat keparahan atau fatalitas yang lebih tinggi dibandingkan COVID-19, dan alat diagnostik, serta protokol pengendalian penyakit berbeda antara keduanya.

Kategori :