Meskipun biaya ini lebih kecil, Anda tetap perlu menyediakan bahan untuk membuat penopang atau ajir bagi tanaman cabe rawit, yang bisa menghabiskan sekitar Rp 100-200 ribu.
Perawatan Tanaman Cabe Rawit
Perawatan tanaman cabe rawit sangat penting untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berikut adalah beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan:
1. Penyiraman
Penyiraman harus dilakukan secara rutin, terutama pada musim kemarau. Namun, pastikan tidak ada genangan air di sekitar tanaman karena dapat menyebabkan akar membusuk.
2. Pemupukan
Pemupukan dilakukan secara teratur dengan pupuk kandang, pupuk NPK, dan pupuk cair yang dapat mendukung pertumbuhan akar, batang, dan buah.
3. Pengendalian Hama dan Penyakit
Tanaman cabe rawit rentan terhadap hama seperti kutu daun dan ulat. Pengendalian hama bisa dilakukan dengan cara penyemprotan pestisida alami atau kimia. Pastikan tidak ada hama yang mengganggu tanaman.
4. Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan untuk membuang cabang yang tidak produktif dan memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal.
BACA JUGA:Cair ke Saldo DANA Setiap Hari, Raup Cuan Pakai Aplikasi Game Ini
Potensi Keuntungan Tanam 100 Cabe Rawit
Potensi keuntungan yang bisa diperoleh dari menanam 100 pohon cabe rawit bisa sangat bervariasi tergantung pada kondisi tanah, perawatan yang dilakukan, dan harga jual cabe di pasar.
Namun secara umum, jika satu pohon mampu menghasilkan sekitar 500 gram cabe per panen, maka 100 pohon dapat menghasilkan sekitar 50 kg cabe rawit.
Harga cabe rawit di pasar bisa bervariasi, tetapi umumnya berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 60.000 per kilogram.