Dari kemenangan inilah, muncul ungkapan “Minal ‘Aidin wa Faizin” yang versi lengkapnya, “Allahummaj ‘alna minal ‘aidin walfaizin”.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (dari Perang Badar) dan mendapatkan kemenangan.”
Pada perayaan Idul Fitri pertama ini, kaum muslimin merayakan dua kemenangan perdana. Adalah pencapaian ritual puasa Ramadan setelah berjuang menahan lapar, haus, dan hawa nafsu, sekaligus keberhasilan dalam Perang Badar.
Jadi, Perang Badar merupakan salah satu peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadhan di masa awal perkembangan Islam.
Untuk kaum muslimin, Ramadan bukanlah bulan suci semata, karena di bulan ini seluruh umat Islam harus menahan diri dari rasa lapar, haus, dan juga menahan emosi.
Hadis Nabi Muhammad SAW pun diturunkan, isinya: “Sesungguhnya Allah mengganti kedua hari raya itu dengan hari raya yang lebih baik, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.”
Putri Nurhidayati