5 Risiko Kredit Mobil Bekas, Ternyata Suku Bunganya Bisa Lebih Tinggi

Selasa 24-03-2026,08:20 WIB
Reporter : Putri Nurhidayati
Editor : Purnama Sakti

NASIONAL, RBTVCamkoha.com – Banyak yang bilang jika beli mobil bekas adalah alternatif saat butuh kendaraan namun dengan budget yang terbatas. Hal ini karena harga mobil bekas tentu saja jauh lebih miring dari harga mobil baru.

Namun, bagaimana jika mobil bekas tersebut didapat dengan cara kredit?  Apakah masih menguntungkan atau bahkan malah jadi sebaliknya, yakni merugikan? Cek artikel ini untuk menjawab keraguan Anda!

Berdasarkan banyak pengalaman masyarakat yang kredit mobil bekas, mereka lebih menyarankan untuk sebaiknya menghindari membeli mobil bekas secara kredit, ini karena sangat berisiko. 

Nah, berikut beberapa faktor yang menyebabkan membeli mobil bekas secara kredit bukanlah pilihan yang baik.

1. Suku bunga lebih tinggi

Lembaga pembiayaan umumnya mengenakan suku bunga lebih tinggi untuk kredit mobil bekas. Hal ini terjadi karena mobil bekas memiliki risiko penurunan nilai yang lebih cepat, sehingga menjadi aset yang kurang stabil sebagai jaminan.

Kredit mobil bekas biasanya memiliki bunga antara 8-12 persen per tahun, sementara mobil baru berkisar antara 3-6 persen. Dengan bunganya yang lebih tinggi, ini berarti kamu harus membayar lebih banyak dalam total biaya pembiayaan dibandingkan jika memilih mobil baru.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Mobil Agya 1.2 LG CVT, Segini Bayarnya Tiap Bulan

2. Depresiasi nilai lebih cepat

Mobil bekas umumnya mengalami depresiasi nilai yang lebih besar jika dibandingkan dengan mobil baru. Nah, jika kamu membeli mobil bekas dengan kredit, maka akan ada risiko nilai pasar kendaraan tersebut akan lebih rendah daripada sisa utang kredit kamu.

Depresiasi mobil bekas biasanya lebih cepat setelah mencapai usia tertentu, misalnya setelah 5-8 tahun pemakaian. 

Dampaknya, kalau kamu ingin menjual mobil tersebut sebelum cicilan selesai, maka nilai jualnya mungkin tidak cukup untuk melunasi sisa kreditnya sendiri, sehingga kamu harus menanggung kerugian finansial.

3. Biaya perawatan dan asuransi lebih tinggi

Berbeda dengan mobil baru yang jelas masih mulus dqalam hal apapun, sementara mobil bekas cenderung memerlukan lebih banyak perawatan karena komponen kendaraan sudah aus seiring waktu. 

Biaya ini tentu saja menjadi tambahan beban di luar cicilan kredit. Mobil berusia lebih dari lima tahun misalnya, sering membutuhkan penggantian komponen seperti rem, ban, atau aki.

Kategori :