Filosofi dari balangan gantal:
Balangan gantal yang dilempar suami ke dada istri menyiratkan bahwa suami telah memenangkan hati sang istri dan mendapatkan cintanya.
BACA JUGA:Penyebab Umum Kulkas Mendadak Mati dan 8 Cara Mengatasinya
9. Ngidahk endog
Ngidahk endog dalam bahasa indonesia sebagai menginjak telur. Ini merupakan ritual perkawinan yang mana seorang pengantin pria menginjak telur yang sudah disiapkan
Setelah diinjak, maka pengantin wanita akan membersihkan kaki mempelai pria tersebut dengan lap yang sudah disiapkan.
Filosofi dari ngidahk endog:
Bentuk rasa tunduk dan sopan santun seorang istri kepada suaminya
10. Sindur (adat Jawa Solo)
Sindur merupakan prosesi adat pernikahan jawa yang cukup unik, dimana kedua pengantin pria dan wanita seperti diselimuti kain persegi panjang berwarna merah dan setiap ujung dari kain sindur tersebut dipegang oleh ayah dari pengantin wanitanya.
Kemudian ayah mempelai wanita tersebut akan menuntun keduanya untuk menuju ke pelaminan. Sedangkan sang ibu dari pengantin wanita berada dibelakang kedua pengantin untuk mengiringi kedua mempelai.
Arti dan filosofi dari kain sindur:
- Selembar kain merah bertepi putih
Menggambarkan dari kehidupan berumah tangga dimana pengantin wanita sebagai diumpamakan warna merah dan tepi warna putih sebagai pengantin pria nya
- Ayah mempelai wanita didepan
Sebagai pembuka jalan bagi kedua pasangan dalam mengarungi kehidupan baru dalam rumah tangga