Empat Tersangka Dugaan Korupsi Samisake Belum Ditahan? Penyidik Masih Fokus Rampungkan Ini

Senin 02-01-2023,11:16 WIB
Reporter : Rendra Aditya
Editor : Septi Fitriani

BENGKULU, RBTV.COM - Pasca menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi program bantuan Satu Miliar Satu Kelurahan (Samisake) Pemerintah Kota Bengkulu tahun 2013, Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Bengkulu akan merampungkan perhitungan kerugian negara agar dapat dilimpahkan ke penuntut umum.

BACA JUGA:Ini Janji Menhub Untuk Pulau Enggano

Kasi Intel Kejari Bengkulu, Riky Musriza, SH, MH mengungkapkan langkah selanjutnya tim pidsus Kejari Bengkulu juga akan menuntaskan pemeriksaan saksi. 

“Selanjutnya kita akan menuntaskan pemeriksaan saksi, dan perhitungan kerugian negara,” beber Riky Musriza.

BACA JUGA:Waduh….Terungkap ke Publik, Ada Kapolres Gendong Polwan Cantik

Diketahui empat tersangka yakni Manajer Baitul Mal Wattamwil Kota Mandiri berinisial ZP, Ketua Koperasi Sanif Mandiri berinsial AM, Ketua Koperasi Skip Mandiri berinisial RH dan Bendahara Koperasi Skip Mandiri berinisial JI yang belum dilakukan penahanan oleh penyidik. 

Para tersangka tersebut masih dimungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan apabila penyidik merasa ada keterangan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA:Perdana Masuk Kantor, Kapolda Hujan-hujanan

“Para tersangka apabila diperlukan akan kita periksa kembali, yang jelas akan kita finalkan dulu kerugian negaranya,” tegas Kasi Intel.

Sebelumnya, dalam penyidikan dugaan korupsi Samisake, penyidik telah memeriksa setidaknya 3.000 penerima bantuan dana Samisake dari ketiga koperasi.

BACA JUGA:Kabar Duka, Asisten I Pemkab Bengkulu Utara Tutup Usia

Tiga koperasi itu BMT Kota Mandiri, Koperasi Sanif Mandiri, dan Koperasi Skip Mandiri Hingga penyidik mengarah pada keempat pengurus koperasi tersebut. 

Keempat tersangka telah menyalahgunakan dana bergulir Samisake untuk keperluan pribadi kepada berbagai hal. Mulai dari membangun rumah, untuk modal memborong proyek, dan melunasi utang.

BACA JUGA:Menhub Mau ke Enggano, Ini Keunikan Pulau Dekat Australia dan Kaya Wisata

Dengan modus melakukan penambahan penerima bantuan Samisake dan dana digunakan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Kategori :