Raja Ampat Bengkulu Bersolek, Menhub Saja Kagum, Ini Potensinya

Minggu 15-01-2023,16:01 WIB
Reporter : Tim Liputan

BACA JUGA:Kades dan Perangkat Memanas, PPDI: Jangan Sembarang Pecat

Kecamatan Enggano memiliki empat pulau: Dua, Merbau, Bangkai dan Satu. Keempatnya terletak di sebelah Barat Enggano. Luas Kecamatan Enggano, 400,62 kilometer persegi dan luas daratan 397,18 kilometer persegi. Panjang pantainya 123,23 kilometer dan luas lautan sebesar 912.887,84 kilometer persegi. 

Berada di perairan Samudera Hindia, Enggano merupakan batas terluar dengan India. Di sini terdapat titik dasar TD.154 dan titik referensi TR.154 dan terletak di koordinat 05º31’13” LS dan 102º16’00” BT.

BACA JUGA:Kades dan Perangkat Memanas, PPDI: Jangan Sembarang Pecat

Secara proporsional, seperti dilansir dari laman kkp.id, dapat dikatakan 63,39% dari pulau ini mempunyai kemiringan landai (0-8%), 27,95% agak miring (8-15%) dan sisanya daerah miring sampai terjal (15-40%). Berdasarkan klasifikasi tanah, kawasan daratan Pulau Enggano didominasi oleh jenis tanah kambisol, litosol, dan alluvial. Selain itu, tanah di Pulau Enggano memiliki tekstur lempeng berliat.

Karakteristik pantai yang ada dapat dikategorikan dalam lima tipe utama: pasir berlumpur, pasir, pasir berkarang, pasir karang berlumpur, dan pantai karang berbatu. Karakteristik pantai erat kaitannya dengan keberadaan ekosistem terumbu karang dan mangrove. 

BACA JUGA:7 Potensi Wisata Alam Ada di Desa Ini, Anggaran Bangun Jalannya Rp 3 Miliar

Tipe pantai pasir berlumpur ditemukan di Kahyupu, Tanjung Harapan, dan muara Sungai Banjarsari sampai Teluk Berhau. Tipe pantai pasir berkarang terdapat di Kaana dan Meok, sedangkan tipe pantai pasir karang berlumpur ditemui di Malakoni dan Banjarsari. Pantai karang berbatu dijumpai di bagian timur Enggano.

Jarak Pulau Enggano ke Ibukota Provinsi Bengkulu sekitar 156 km atau 90 mil laut sedangkan jarak terdekat adalah ke kota Manna, Bengkulu Selatan sekitar 96 km atau 60 mil laut.

Untuk mengunjungi Enggano dapat menggunakan transportasi laut dengan menggunakan kapal Raja Enggano dengan kapasitas 40 unit kendaraan dan 400 orang penumpang menuju ke Pelabuhan Kahyapu yang mempunyai luas dermaga 360 m2 dengan rute Bengkulu-Enggano-Bengkulu. Juga bisa menggunakan maskapai Susi Air, dari Bandara Fatmawati Soekarno.

BACA JUGA:Demi Rebut Padang Bano, Pemkab Lebong Pakai Jasa Yusril Ihza Mahendra, Biayanya Rp 5,8 Miliar

Frekuensi pelayaran dua kali seminggu yaitu Sabtu dan Rabu setiap jam 18.00 WIB dari Pelabuhan Bengkulu dan sampai di Pulau Enggano pukul 04-05 WIB (sekitar 8 jam). Selain kapal Raja Enggano, transportasi ke Pulau Enggano dapat juga menggunakan kapal perintis dari Pelabuhan Bengkulu menuju Pelabuhan Malakoni yang mempunyai luas dermaga 560 m2 dan melayani rute Bengkulu-Malakoni-Bengkulu.

Pada tahun 2011, jumlah penduduk tercatat sebanyak 2.760 jiwa (843 KK) yang tersebar di enam desa. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di Desa Banjarsari (759 jiwa), sedangkan jumlah penduduk terkecil terdapat di Desa Apoho (244 jiwa). 

Kepadatan penduduk rata-rata Pulau Enggano adalah 6 jiwa/km2. Permukiman penduduk menurut masing-masing desa masih terpencar-pencar membentuk klaster (kelompok permukiman). Setiap desa tersedia beberapa kelompok permukiman.

BACA JUGA:Sekaligus, Dua Unit Sepeda Motor Digasak Pencuri

Matapencaharian penduduk umumnya bergantung pada pertanian (petani) dan nelayan. Pertanian yaitu mengolah sawah (irigasi, semi irigasi, tadah hujan), perkebunan (kelapa, melinjo, cengkeh, coklat, pisang), peternakan (kerbau, sapi, kambing, ayam/itik), nelayan tangkap dan pengolahan hasil perikanan. Artinya, pada saat kondisi perairan tenang, penduduk beralih menjadi nelayan dan pada saat sebaliknya dimana kondisi perairan berarus deras dan bergelombang maka penduduk beralih jadi petani.

Kategori :