Awas Bahaya dan Denda! Ini Alasan Bonceng Tiga di Motor Tidak Disarankan

Sabtu 18-01-2025,09:08 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Purnama Sakti

1. Stut Motor

Stut motor, atau mendorong motor lain dengan kaki, adalah kebiasaan lain yang sering kita temui di jalan.

Padahal, tindakan ini tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Sama seperti bonceng tiga, stut motor juga melanggar hukum dan dapat dikenai denda.

BACA JUGA:KRIS Berlaku Tahun Ini, Simak Daftar Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

2. Pegang Behel Ketika Berkendara

Meskipun terlihat aman, memegang behel motor justru dapat membuat pembonceng kehilangan keseimbangan. Pengendara menjadi sulit mengontrol motor karena ada tumpuan tambahan di bagian belakang.

3. Sering Menambal Ban

Apabila ban motor sudah sering ditambal lebih dari tiga kali, kekuatannya akan berkurang signifikan. Ini berbahaya jika Anda membawa beban berat atau menempuh perjalanan jauh, karena risiko pecah ban sangat tinggi.

Langkah-Langkah untuk Menghindari Bonceng Tiga

Agar perjalanan aman, berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan:

1. Selalu Patuhi Aturan

Jangan tergoda untuk melanggar aturan demi menghemat biaya atau waktu. Keselamatan adalah yang utama.

2. Gunakan Kendaraan Sesuai Kapasitas

Jika Anda perlu membawa lebih dari dua orang, gunakan alternatif seperti ojek online atau mobil angkutan.

3. Pastikan Pembonceng Mematuhi Aturan

Pembonceng harus duduk dengan benar, kaki harus berada di footstep, dan jangan membawa barang berlebihan.

BACA JUGA:Ketahui, Ini Penyebab dan Cara agar Mobil Diesel Tidak Masuk Angin

Kategori :