BENGKULU UTARA, RBTVDISWAY.ID - Melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkulu Utara, sebanyak 12 pemilik sarana dan prasarana pertanian termasuk mesin huller padi, memiliki surat rekomendasi pembelian BBM bersubsidi jenis bio solar ke SPBU. Ini untuk membantu menekan biaya produksi di sektor pertanian, dengan jatah 15 hingga 500 liter per minggu.
BACA JUGA:Terdepan Dukung UMKM, BRI Raih Penghargaan Internasional Best SME Bank in Indonesia
Kepala DTPHP Bengkulu Utara Abdul Hadi mengatakan, dengan adanya kebijakan tersebut, maka diharapkan para tengkulak pemilik mesin huller memberikan feedback atau timbal balik dengan mengupayakan membeli gabah petani sesuai dengan harga yang diharapkan petani.
Sebab masih terpantau pada akhir Februari lalu harga jual gabah masih di Rp 5.400 per kilogram.
Namun demikian dikatakan Abdul Hadi, Pemerintah juga meminta agar petani juga bisa melakukan panen gabah memenuhi standar kualitasnya agar dapat dibeli dengan harga tinggi meski di tingkat petani atau tengkulak.
Kualitas gabah akan sangat memengaruhi harga belinya sendiri, maka perlu dilakukan proses tanam hingga panen yang sesuai standar oleh para petani.
“Adanya kebijakan ini semoga bisa membantu para tengkulak pemilik mesin huller, sehingga ada timbal baliknya dari masyarakat ke Pemerintah dan begitu juga sebalinya. Untuk harapannya para petani juga bisa melakukan panen gabah memenuhi standar kualitas,” ujar Abdul Hadi.
Novan Alqadri