Efek ini terasa terutama saat ponsel digunakan terlalu dekat dengan kulit dalam waktu yang lama, seperti saat menelepon tanpa alat bantu.
BACA JUGA:Kasus Gigitan HPR Masih Mengancam, Stok Vaksin Rabies di Kaur Mulai Menipis
- Risiko kanker otak
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan radiasi dari ponsel sebagai “mungkin karsinogenik bagi manusia.”
Beberapa studi epidemiologis mencatat adanya peningkatan risiko tumor otak, seperti glioma, pada individu yang sering menggunakan ponsel lebih dari 10 tahun.
BACA JUGA:Truk Muat Bahan Baku Es Krim Terguling di Depan RSUD Tais
- Gangguan memori dan konsentrasi
Penggunaan ponsel berlebihan, terutama pada usia remaja dan anak-anak, dikhawatirkan mengganggu proses perkembangan otak.
Hal ini ditunjukkan dengan gejala seperti sulit berkonsentrasi, daya ingat menurun, serta kelelahan mental.
BACA JUGA:Kasus Gigitan HPR Masih Mengancam, Stok Vaksin Rabies di Kaur Mulai Menipis
- Masalah tidur dan sistem saraf
Paparan cahaya dan sinyal dari HP sebelum tidur terbukti bisa mengganggu kualitas tidur, menyebabkan insomnia, serta menurunkan fungsi kognitif di pagi hari.
Radiasi juga dapat memicu reaksi ringan pada sistem saraf, seperti sakit kepala dan gelisah.
BACA JUGA:Kelolah DD, Dewan Desak Pemkab Tentukan Pergantian Kades Bermasalah di Kepahiang
- Gangguan kesuburan pria dan wanita
Penelitian menunjukkan bahwa pria yang sering menyimpan ponsel di kantong celana cenderung memiliki jumlah sperma yang lebih rendah.