Kepala Komando Pusat AS Kenneth McKenzie bahkan sempat memperingatkan kecanggihan kekuatan rudal Iran yang meningkat.
"Rudal Teheran, dikombinasikan dengan potensi nuklir, menimbulkan tantangan pencegahan yang kompleks," ungkap McKenzie pada Maret lalu, dikutip ABC News.
Untuk mencapai Israel, Iran perlu rudal dengan jangkauan lebih dari 1.000 kilometer. Mereka punya sembilan jenis rudal yang bisa mencapai Negeri Zionis.
Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi rudal balistik jenis apa yang digunakan Iran untuk menggempur Israel.
Beberapa laporan menyebut Iran menggunakan rudal balistik jarak menengah seperti Emad, Ghadr-1, dan rudal hipersonik pertama Fattah-1.
Rudal-rudal ini juga dipakai Iran dalam serangan sebelumnya, dikutip dari Iran Wire.
Rudal-rudal itu diciptakan dengan desain sedemikian rupa sehingga bisa bermanuver sangat cepat mengubah lintasan termasuk 'menggocek' rudal-rudal Iron Dome Israel.
BACA JUGA:Mitos Anjing Menggonggong Saat Azan, Ternyata Ini Alasan Dibaliknya, Bikin Kuduk Merinding!
Emad dan Ghadr merupakan rudal balistik jarak menengah. Emad memiliki hulu ledak yang bisa bermanuver dan mampu melakukan perubahan selama terbang sehingga menciptakan hasil target yang presisi.
Sementara itu, Fattah bisa melaju dengan kecepatan 15 kali lipat dari kecepatan suara dengan jangkauan hingga 1.400 kilometer.
Rudal jenis ini juga kemampuan mengubah lintasan sehingga bisa sulit dicegat.
Saat menyerang Israel pada April dan Oktober 2024, Iran juga disebut menggunakan rudal Kheibar Shekan.
Peluru kendali ini dilengkapi sirip kontrol dan navigasi satelit sehingga membuat mereka punya kemampuan presisi dan bermanuver di dalam atmosfer.
Sheila Silvina