Untuk menghindari ini, buka aplikasi GetContact dan cari tag yang mengaitkan dirimu dengan kantor atau informasi pribadi. Hapus tag tersebut dengan alasan yang sesuai dan laporkan ke sistem.
Jika ingin perlindungan maksimal, kamu bisa mengaktifkan fitur privasi premium agar nomormu tidak bisa dicari orang lain.
Memang berbayar, tapi demi kenyamanan dan keamanan digital, biaya langganan tersebut sangat sepadan.
BACA JUGA:BRI Terapkan Kebijakan Baru pada Layanan Prioritas, FUM Minimal Rp 1 M
3. Gunakan Aplikasi Truecaller dengan Mode Privasi Tinggi
Selain GetContact, Truecaller juga menjadi sumber informasi bagi para DC. Banyak pengguna yang tak sadar bahwa Truecaller bisa menampilkan nama, lokasi, dan bahkan foto jika kita tidak mengatur privasi dengan benar.
Untuk menghindari ini, aktifkan pengaturan “Lihat profil secara privat” dan batasi siapa saja yang bisa melihat data kamu. Pilih juga untuk tidak menampilkan profil berdasarkan nomor telepon atau email.
Langganan premium Truecaller juga memungkinkan kamu menonaktifkan total jejak digital, menjadikan profilmu tidak bisa dicari oleh orang tak dikenal.
DC pun akan kesulitan untuk mendapatkan identitas kamu lewat aplikasi ini.
4. Komunikasikan dengan Kontak Darurat (Kondar)
Poin penting yang sering dilupakan adalah peran kontak darurat (kondar) dalam penyebaran informasi pribadi.
Jika kamu pernah mengsi data kontak darurat saat pengajuan pinjol, segera hubungi mereka dan beri penjelasan bahwa kmu sedang dalam kondisi galbay dan minta agar mereka tidak memberikan informasi apapun kepada pihak luar.
Ini penting karena DC sering menekan atau memanipulasi kontak darurat untuk mendapatkan lokasi kamu.
Dengan keempat langkah di atas, kamu bisa menghapus jejak digital dan meminimalisir potensi dilacak oleh DC lapangan pinjol, baik secara langsung maupun melalui jaringan sosialmu.
Tidak ada metode yang 100% ampuh, tapi dengan strategi digital yang tepat, kamu bisa hidup lebih tenang tanpa dihantui ketakutan terus-menerus.