Bagi yang Punya 5 Weton Ini Harus Lebih Waspada saat Malam Satu Suro, Kenapa?

Kamis 26-06-2025,12:31 WIB
Reporter : Sheila Silvina
Editor : Septi Widiyarti

Dianjurkan melakukan tirakat ringan, wirid, dan muhasabah agar bisa melepas trauma lama dan menyambut awal yang baru.

Weton ini sangat cocok menggunakan malam suci ini untuk memperkuat relasi dengan Sang Pencipta.

3. Weton Selasa Legi

Berneptu 8 juga, weton ini punya karakter tangguh, penuh pertimbangan, namun kadang terlalu keras kepala.

Malam Satu Suro bia smnjaid tekanan batin juka mereka tidak membuka hati, Disarankan menulis niat baru, maafkan kesalahan lama, dan lakukan renungan priabdi.

Selasa Legi sebaiknya menjadikan malam ini sebagai momen merancang hidup baru secara batin dan logika.

BACA JUGA:Presiden Teken Inpres Percepatan Pembangunan Pulau Enggano Bengkulu, Ketua DPD RI Sultan: Terima Kasih

4. Weton Rabu Pon

Memiliki neptu tinggi, yaitu 14, weton ini cerdas, tajam, namun cenderung gelisah jika kehilangan arah. Energi malam Suro bisa membuat mereka bingung antara harapan dan kenyataan, serta larut dalam overthinking.

Rabu PON harus fokus pda ktenangan, hindari debat batin, dan berdoa agar hati tak mudah  goyah. Malam Suro bagi Rabu Pon adalah waktu terbaik untuk menyusun kembali orientasi hidup.

5. Weton Jumat Wage

Neptu-nya 10, weton ini terlihat tenang di luar namun sering menyimpan tekanan batin. Di malam Satu Suro, Jumat Wage cenderung mudah larut dalam nostalgia dan kesedihan masa lalu.

Disarankan banyak berzikir, selawat, dan hindari terlalu lama membiarkan pikiran kosong. Malam ini sangat tepat digunakan untuk rekonsiliasi batin dan membuka pintu rezeki spiritual.

Malam Satu Suro 1958 Jawa yang jatuh pada Jumat Kliwon tahun ini bukan hanya peralihan kalender semata, tetapi juga momen besar untuk perenungan batin, pembersihan energi negatif, dan penataan niat di awal tahun.

BACA JUGA:Bakal Calon Tersangka ke-7 Dugaan Korupsi Kebocoran PAD Mega Mall dan PTM

Terlepas dari weton apa pun, kita semua disarankan untuk menghindari konflik, menjaga emosi, menjauh dari aktivitas mistis tanpa tuntunan, dan mengisinya dengan ibadah khusyuk, dzikir, serta memaafkan diri sendiri dan orang lain.

Kategori :