Besaran potongan premi tergantung pada beberapa faktor. Biasanya dihitung dari persentase total pinjaman per tahun, dengan kisaran antara 0,2% sampai 0,6%.
Faktor yang memngaruhi antara lain:
- Jenis asuransi yang diambil
- Besarnya plafon pinjaman
- Lama tenor atau jangka waktu cicilan
- Usia debitur
- Risiko dari usaha yang dijalankan
Premi dibayarkan di awal dan langsung dipotong dari pencairan dana.
BACA JUGA:Puspa Langka di Kemumu Terancam, Pokdarwis Perketat Pengawasan Pengunjung
3. Simulasi Potongan Asuransi KUR
Misalnya kamu ambil KUR sebesar Rp 50 juta dengan tenor dua tahun dan dikenakan premi 0,3% per tahun.
Hitungannya seperti ini:
0,3% dari Rp 50 juta = Rp 150.000 per tahun.
Karena tenornya 2 tahun, total premi yang dipotong adalah Rp 300.000.
Jadi, dana bersih yang kamu terima saat pencairan hanya Rp 49.700.000.
Kalau preminaik jadi 0,5%, maka potongan jadi Rp 500.000 dan dana cair cuma Rp 49,5 juta.
Semakin besar plafon dan tenor, potongannya juga makin besar.
BACA JUGA:Dukung Program Ketahanan Pangan, Wakapolda Bengkulu Beri Motivasi Ratusan Kades di Seluma
4. Cara Mengetahui Jumlah Potongan Asuransi
Sebelum tanda tangan perjanjian kredit, minta petugas bank menunjukkan rincian Surat Perjanjian Kredit (SPK). Di situ harus tercantum:
- Berapa persen tarif premi
- Berapa nominal rupiahnya
- Apa saja jenis asuransi yang dikenakan
- Berapa dana bersih yang akan kamu terima