Kapolresta Bengkulu Ingatkan Ancaman Kebakaran dan Gempa Bumi
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H.--
BENGKULU, RBTVCamkoha.com - Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor dalam menghadapi ancaman dan mitigasi risiko dampak bencana di wilayah Kota Bengkulu.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda bertajuk "Sinergi Lintas Sektor dalam Upaya Penguatan Mitigasi Risiko Dampak Bencana di Wilayah Kota Bengkulu" yang digelar di Grage Hotel Bengkulu pada Senin malam (14/9).
Dalam arahannya, Kombes Pol. Rahmad Hidayat mengapresiasi koordinasi dan respon cepat seluruh instansi terkait yang selama ini telah berjalan baik dalam menangani berbagai peristiwa bencana, khususnya kebakaran lahan dan pemukiman.
BACA JUGA:Ketua DPRD Kota Bengkulu Ingatkan Kesiapan Daerah Menghadapi Bencana
"Sesuai dengan yang menjadi tema kita hari ini adalah koordinasi lintas sektor. Kami juga cukup bangga dengan koordinasi yang sudah kita laksanakan, ini kan pengalaman yang sudah kita kerjakan selama ini bersama BPBD, pemadam kebakaran dan semua instansi lainnya," ujar Kombes Pol. Rahmad Hidayat.
Ia menyoroti bahwa ancaman kebakaran sebagian besar dipicu oleh faktor kelalaian manusia, seperti kebiasaan masyarakat yang masih membakar sampah di lingkungan pemukiman maupun perkantoran.
Oleh karena itu, langkah pencegahan dan edukasi secara masif harus terus ditanamkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
BACA JUGA:Kronologis Tewasnya Indo Melvi di Tangan Satpam SPPG, Korban Sempat Menolong Pelaku
"Bukan hanya memadamkan kebakaran, tapi inti kita adalah mencegah terjadinya kebakaran. Setiap hari terjadi kebakaran lahan, baik di rumah pribadi, lahan terbuka, tempat umum, maupun perkantoran. Mari kita ingatkan kembali masyarakat kita melalui para camat dan lurah untuk terus menyosialisasikan kewaspadaan ini," tegasnya.
Selain masalah kebakaran, Kapolresta Bengkulu mengingatkan bahwa wilayah Bengkulu berada pada zona rawan bencana gempa bumi karena terletak di pertemuan lempeng tektonik aktif. Ia mendorong adanya inisiatif latihan simulasi bencana serta kesiapsiagaan dari tingkat rumah tangga dan lembaga pendidikan.
"Kita harus sadar bahwasanya kita ini memang pusatnya gempa bumi dan paling rawan. Yang penting kita tanamkan kepada masyarakat bahwa kita adalah daerah rawan bencana. Persiapan diri seperti menyiapkan 'tas bencana' yang berisi senter, makanan, obat-obatan, dan dokumen penting harus terus disosialisasikan," tambahnya.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih, Ini Daftar Nama Menteri Kabinet Terbaru
Mengakhiri penyampaiannya, Kombes Pol. Rahmad Hidayat menggarisbawahi perlunya dukungan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang memadai serta kesiapan anggaran untuk menunjang operasional petugas di lapangan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara optimal. (Rls)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

